DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/10317
Title: Kajian Penggunaan Kopi Toraja sebagai Media Fermentasi Kombu
Authors: Marampa’, Edgar Meyer
Keywords: fermentasi;jamur kombu;kafein;SCOBY
Issue Date: 2016
Publisher: Program Studi Biologi FB-UKSW
Abstract: Kopi Toraja merupakan salah satu jenis kopi dari Indonesia yang memiliki cita rasa dan daya saing internasional. Salah satu yang bisa menjadi inovasi baru dari penyajian kopi adalah kopi fermentasi atau yang dikenal dengan kopi kombucha. Selain mendapatkan manfaat dari kopi, mengkonsumsi kopi kombucha juga dapat memberikan manfaat dari hasil fermentasi kopi dari jamur kombu bagi tubuh. Jamur kombu merupakan SCOBY, atau simbiosis dari koloni bakteri dan yeast. Kultur kombu merupakan kerjasama simbiotik dari ragi dan bakteri yaitu Acetobacter xylinum dan yeast yaitu Saccharomyces cereviseae, Saccharomyces ludwigii, Saccharomyces bisporus, Zygosaccharomyces sp dan beberapa jenis kapang (Torolupsis sp). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan kopi Toraja sebagai media fermentasi jamur kombu. Penelitian ini dilakukan dengan menyiapkan kultur kombu, mengencerkan kopi dengan seri pengenceran 2.5g/250ml; 4.5g/250ml; 6.5g/250ml; 8.5g/250ml; 10.5g/250ml, di mana 6.5g/250ml sebagai kontrol mengikuti resep umum penyajian kopi, dan masing-masing perlakuan dibuat sebanyak 3 kali ulangan. Gula tebu ditambahkan sebanyak 15g untuk semua perlakuan. Kopi difermentasi selama 14 hari sesuai standar waktu fermentasi teh kombucha, dan dihari terkahir dilakukan pengukuran terhadap total asam, berat kering, ketebalan jamur sebagai indikator pertumbuhan jamur serta uji organoleptik warna, rasa dan bau hasil fermentasi kopi terhadap 30 orang responden untuk mengetahui minat konsumen terhadap nilai pengenceran yang paling disukai. Dari penelitian ini diketahui bahwa kopi Toraja dapat menjadi media fermentasi jamur kombu, dengan pengenceran 2.5g/250ml adalah konsentrasi yang paling baik untuk pertumbuhan jamur, sedangkan dari hasil uji organoleptik yang paling disukai adalah pengenceran 8.5g/250ml.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/10317
Appears in Collections:T1 - Biology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_412012005_BAB I.pdfBAB I219.84 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_BAB II.pdfBAB II230.9 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_BAB III.pdfBAB III368.78 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_BAB IV.pdfBAB IV605.71 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_BAB V.pdfBAB V117.45 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka236.67 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_Judul.pdfHalaman Judul817.09 kBAdobe PDFView/Open
T1_412012005_Lampiran.pdfLampiran403.88 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.