DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/11847
Title: Makna Hidup Pasien Hemodialisa: Studi Kasus di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta
Authors: Hitijahubessy, Karolina
Keywords: gagal ginjal kronik;hemodialisa;makna hidup
Issue Date: 2016
Publisher: Program Studi Ilmu Keperawatan FIK-UKSW
Abstract: Organ ginjal sangat penting dalam tubuh manusia. Akibat kerusakan fungsi ginjal akan menimbulkan penyakit. Terapi hemodalisa sebagai salah satu terapi pengganti fungsi ginjal yang dilakukan 1-2 kali seminggu, memerlukan waktu 2-5 jam dan terapi ini dilakukan seumur hidup. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara mendalam tentang makna hidup pasien hemodialisa di RS.Panti Waluyo Surakarta. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, adapun desain penelitianya yaitu analisis eksistensial. Peneliti menjadi partisipatif dan melakukan wawancara kepada 4 partisipan dengan gagal ginjal kronik pada stadium 4-5 yang menjalani hemodialisa. Analisa data yang digunakan yaitu logoterapi Victor.E Frankl yaitu tiga nilai sumber makna hidup: nilai kreatif,nilai pengalaman, nilai sikap. Peneliti melakukan triangulasi sumber dengan orang terdekat partisipan untuk mengetahui keabsahan datanya. Hasil yang didapat dari ke 4 partisipan adalah mereka memaknai kerja sebagai tanggung jawab dan makna hidup, serta kerja juga membuat hidup mereka berarti, berguna dan bahagia. Dalam penderitaan mereka juga mulai menyadari dan mengintrospeksi diri serta mau mendekatkan diri lagi kepada Tuhan yang memberi hidup. Mereka juga memaknai cinta kasih sebagai sebuah motivasi, pemberi semangat, dorongan dan menemukan makna hidup. Penemuan makna hidup ke 4 partisipan gagal ginjal kronik ditemukan pada saat mereka menerima dan melakukan terapi hemodialisa yang cukup lama. kesimpulannya: setelah hidup cukup lama dari diagnosa medis, ke 4 partisipan mulai menerima dan menemukan makna hidup mereka yang awalnya belum mereka terima yang tidak seharusnya diterima dalam penderitaan. Penderitaan ini tidak menghalangi mereka untuk berkarya dan meningkatkan potensi yang di miliki, sehingga membuat hidup mereka berarti, bermartabat, bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan agama. Keyakinan dan kepercayaan kepada Tuhan dan hasil pemaknaan makna hidup membuat mereka masih bersemangat untuk melakukan terapi hemodialisa sampai saat ini.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/11847
Appears in Collections:T1 - Nursing

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_462012035_BAB I.pdfBAB I472.73 kBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_BAB II.pdfBAB II851.32 kBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_BAB III.pdfBAB III330.58 kBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_BAB IV.pdfBAB IV1.52 MBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_BAB V.pdfBAB V156.88 kBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka337.19 kBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_Judul.pdfHalaman Judul1.94 MBAdobe PDFView/Open
T1_462012035_Lampiran.pdfLampiran2.55 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.