DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/11931
Title: Analisis Modal Sosial Penjual Bunga Potong di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang = Social Capital Analysis of Flower Sellers in Ambarawa District Semarang Regency
Authors: Christine, Karina Yunny
Keywords: modal sosial;penjual bunga potong
Issue Date: 2016
Publisher: Program Studi Agribisnis FPB-UKSW
Abstract: Pnelitian yang berjudul Analisis Modal Sosial Penjual Bunga Potong dilaksanakan pada bulan Maret 2016 - Mei 2016 berlokasi di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis modal sosial yang dimiliki penjual bunga potong yang dilihat dari bentuk-bentuk modal sosial yaitu: bounding social capital, bridging social capital dan linking social capital. 2)Mengetahui faktor determinan modal sosial dikalangan penjual bunga potong. 3) Mengetahui dampak dari kepemilikan modal sosial. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Penentuan partisipan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Diketahui bahwa terdapat tiga bentuk modal sosial yaitu bonding, bridging dan linking. Ternyata secara empiris ada hubungan berjenjang atau rekrusif antara bonding, brigding dan linking dalam membentuk modal sosial pengusaha; 2) Pendidikan, modal usaha, usia dan jenis kelamin merupakan faktor determinan modal sosial. Ada satu lagi temuan bahwa ternyata skala usaha mempunyai indikasi kuat menjadi faktor determinan modal sosial karena dari hasil riset tampak bahwa sksla usaha yang berbeda, modal sosial yang dimiliki juga berbeda; 3) Modal sosial terkait erat dengan kinerja usaha, yang terdiri dari kemudahan nisnis, peningkatan pendapatan dan perkembangan usaha yang ditandai oleh meningkatnya skala usaha, aset, omset dan pangsa pasar; 4) Modal sosial dipengaruhi oleh salah satunya adalah skala usaha. Namun ada indikasi kuat juga bahwa modal sosial berdampak pada meningkatnya skala usaha. Ini berarti skala usaha bisa sebagai sebagai antesenden maupun konsekuensi modal sosial. Saran untuk riset selanjutnya yaitu 1) Diperlukan riset untuk mengkaji hubungan berlanjut antara bonding, bridging dan linking; 2) Membuktikan aspek skala usaha sebagai aspek rekursif dan resiprokal; dan 3) Menguji kebenaran skala usaha sebagai determinan modal sosial.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/11931
Appears in Collections:T1 - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_522012006_BAB I.pdfBAB I230.73 kBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_BAB II.pdfBAB II540.06 kBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_BAB III.pdfBAB III303.68 kBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_BAB IV.pdfBAB IV1.38 MBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_BAB V.pdfBAB V265.31 kBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka249.01 kBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_Judul.pdfHalaman Judul2.18 MBAdobe PDFView/Open
T1_522012006_Lampiran.pdfLampiran184.24 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.