DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/12694
Title: Studi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Tropis
Authors: Wicaksono, Ardian Dwi
Keywords: hama;penyakit;13 galur dan empat varietas gandum
Issue Date: 2015
Publisher: Program Studi Agroekoteknologi FPB-UKSW
Abstract: Penelitian tentang hama dan penyakit pada stadia berbagai pertumbuhan dari 13 galur dan empat varietas gandum (Triticum aestivum L.) telah dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2013 sampai 14 Januari 2014 di lahan pertanian milik PT Sango Ceramics Indonesia, yang beralamat di Jalan Raya Mangkang KM 14, kelurahan Wonosari, kecamatan Ngalian, kabupaten Semarang, propinsi Jawa Tengah dan di desa Batur, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hama dan patogen penyakit yang menyerang pada 13 galur dan 4 varietas gandum yang ditanam. Penelitian ini bersifat deskriptif dan kuantatif. Pengamatan meliputi jenis hama dan patogen penyakit, gejala yang ditimbulkan, dan saat pertama kali terlihat gejala pada stadia pertumbuhan tanaman gandum. Identifikasi hama dan patogen penyakit dilakukan di Laboratorium Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa hama yang menyerang pada 13 galur dan empat varietas gandum di dataran rendah adalah jangkrik (Orthoptera: Gryllidae); belalang (Orthoptera: Acrididae); kepik coklat (Hemiptera: Rophalidae); kepik hijau (Hemiptera: Pentatomidae); walang sangit (Hemiptera: Alydidae) dan kutu daun (Homoptera: Aphididae). Hama yang menyerang tanaman gandum di dataran tinggi adalah belalang (Orthoptera: Acrididae); ulat jengkal (Lepidoptera: Geometridae); walang sangit (Hemiptera: Alydidae); kepik hijau (Hemiptera: Pentatomidae) dan ulat grayak (Lepidoptera: Noctuidae). Galur gandum nomor 2 pada dataran rendah mengalami serangan hama belalang relatif rendah rendah, yaitu 33,3% sedangkan di dataran tinggi terdapat pada varietas Selayar yaitu 10,4%. Patogen penyakit yang menyerang tanaman gandum di dataran tinggi adalah bercak daun yang disebabkan oleh Helminthosporium spp. Penyakit ini tidak ditemukan di dataran rendah.
Research about pests and diseases in growth stadia of 13 lines and four varieties of wheat (Triticum aestivum L.) was carried out from August 13th 2013 until January 14th 2014 at (1) agricultural land of PT Sango Ceramics Indonesia, which is located at Highway Mangkang KM 14 Wonosari village, subdistrict Ngalian, Semarang regency and (2) the village of Batur, Batur subdistrict, Banjar negara regency, Central Java. The purpose of the research was to identify and to know the intensities of both pests and disease pathogens that attacked 13 lines and four varieties of wheat. It was descriptive and quantytative research. Observation included pests and disease pathogens, symptoms appeared, and the first time symptoms had been seen on growth stadia of wheat. Identification of pests and disease pathogens carried at Plants Protection Laboratory, Faculty of Agriculture and Bussines, Satya Wacana Christian University, Salatiga. Based on the result of the research at lowland, it can be concluded that pests attacked to 13 lines and four varieties of wheat were cricket (Orthoptera: Gryllidae), grasshoppers (Orthoptera: Acrididae); chocolate ladybugs (Hemiptera: Rophalidae); green ladybugs (Hemiptera: Pentatomidae); rice bugs(Hemiptera: Alydidae) and aphid (Homoptera: Aphididae). While the pests that attacked wheat at the highland were grasshoppers (Orthoptera: Acrididae); geometer moth caterpillars (Lepidoptera: Geometridae); rice bugs (Hemiptera: Alydidae); green ladybugs (Hemiptera: Pentatomidae) and owlet moth caterpillars (Lepidoptera: Noctuidae). Wheat line number 2 had the lowest grasshoppers attack at lowland (33,3%), at the highland the lowest grasshoppers attack was in Selayar (10,4%). The disease pathogen attacked wheat at the highland was spot blotch caused by Helminthosporium spp. The disease was not found at the lowland.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/12694
Appears in Collections:T1 - Agroecotechnology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_512010018_BAB I.pdfBab I275.6 kBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_BAB II.pdfBab II552.75 kBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_BAB III.pdfBab III752.18 kBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_BAB IV.pdfBab IV2.06 MBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_BAB V.pdfBab V43.68 kBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka374.04 kBAdobe PDFView/Open
T1_512010018_Judul.pdfHalaman Judul1.83 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.