DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13354
Title: Salunglung Sabayan Taka: Kajian Sosio – Teologis terhadap Cara Mendidik Anak dalam Masyarakat Bali di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Buleleng
Authors: Oematan, Finsensius A.
Keywords: local wisdom;family;social interaction;education;Bali
Issue Date: 2017
Publisher: Magister Sosiologi Agama Program Pascasarjana FTEO-UKSW
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sosio-teologis pemahaman masyarakat Bali tentang budaya dan falsafah hidup orang Bali yakni Salunglung Sabayantaka dan penerapannya dalam cara mendidik anak. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Proses penelitian kualitatif ini melibatkan upaya-upaya penting, seperti mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan prosedur-prosedur, mengumpulkan data yang spesifik dari para informan, menganalisa data secara induktif mulai dari tema-tema yang khusus ke tema-tema yang umum, dan menafsirkan makna data. Laporan akhir untuk penelitian ini memiliki struktur atau kerangka yang fleksibel. Untuk menjelaskan makna dan penerapan falsafah salunglung sabayantaka dalam mendidik anak pada hidup orang Bali maka teori yang digunakan untuk menganalisa penelitian yang dilakukan adalah teori interaksi sosial Georg Simmel dan Teori Pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Simmel menyatakan bahwa objek kajian sosiologi adalah bentuk-bentuk hubungan antarmanusia. Menurutnya, setiap individu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu lingkungan hidup bersama yang disebut masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat setiap individu pasti mengalami proses individualisasi dan sosialisasi. Jika interaksi sosial memungkinkan terjadinya proses pendidikan antar individu dalam suatu komunitas atau kelompok masyarakat tertentu, maka tidak salah apabila teori tentang bagaimana pendidikan itu terjadi dibahas dalam tulisan ini. Dengan melihat latar belakang persoalan bagaimana pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Bali terjadi dalam kehidupan sehari-hari, penulis berpendapat bahwa teori pendidikan dari Ki Hajar Dewantara menjadi pilihan yang tepat untuk membedah/menganalisa pola pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Bali. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman orang Bali tentang nilai-nilai luhur dari budaya Bali yang dapat dipergunakan sebagai pedoman untuk membentuk dan mendidik karakter anak-anak sehingga menjadi manusia yang tidak hanya memiliki karakter yang kuat namun memiliki kecerdasan intelektual yang mumpuni.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13354
Appears in Collections:T2 - Master of Religion Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_752016009_BAB I.pdfBAB I713.26 kBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_BAB II.pdfBAB II1.99 MBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_BAB III.pdfBAB III1.7 MBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_BAB IV.pdfBAB IV1.07 MBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_BAB V.pdfBAB V223.52 kBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka198.4 kBAdobe PDFView/Open
T2_752016009_Judul.pdfHalaman Judul1.81 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.