DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13362
Title: Makan Patita: Nilai dan Maknanya dalam Membangun Pendidikan Kristiani yang Kontekstual
Authors: Souisa, Nancy Novitra
Keywords: Makan Patita;pendidikan;pendidikan kristiani;kontekstual;Maluku
Issue Date: 2017
Publisher: Doktor Sosiologi Agama Program Pascasarjana FTEO-UKSW
Abstract: Berdasarkan praktik Makan Patita oleh masyarakat Maluku Tengah, khususnya di Pulau Ambon, disertasi ini mengajukan perspektif Pendidikan Kristani yang kontekstual, yakni perspektif pendidikan yang menghargai, belajar dan mempromosikan model pendidikan yang sudah dibangun oleh masyarakat lokal. Dari perspektif studi sosiologi, antropologi dan pendidikan, disertasi ini menjawab pertanyaan mengenai nilai dan makna Makan Patita dalam membangun Pendidikan Kristiani yang Kontekstual. Nilai-nilai yang ada antara lain kebersamaan, Kesetaraan, kesejahteraan, keadilan, kesetiaan pada tradisi leluhur, kesederhanaan, penerimaan, persahabatan, keterbukaan, kejujuran, berbagi, keramahtamahan (hospitality), kegembiraan, pembagian dan lainnya. Betapapun praktik Makan Patita bukan arus utama mengenai penamaan dan pola pendidikan dibandingkan fenomena sekolah, namun Makan Patita ternyata bisa disebut sebagai nama lain dari pendidikan. Fakta menunjukkan bahwa praktik Makan Patita mempunyai makna yang luas bagi masyarakat, yang terlihat dari fungsi sosial dan peranannya dalam masyarakat, yang sama dengan pendidikan modern, dan dalam hal-hal tertentu, lebih efektif atau fungsional. Pada praktk Makan Patita itu terdapat makna pembebasan, kohesi sosial, akta berbagi dalam masyarakat, dan aspek-aspek edukatif lainnya. Hal ini menjadi bukti tidak tersangkalkan bahwa Makan Patita telah menjadi salah satu perspektif pendidikan dalam masyarakat. Dari temuan itu, dalam disertasi ini diupayakan membangun Model Pendidikan Patita. Terdapat prinsip, tujuan, proses, bahan dan evaluasi serta aktivitasnya baik pada lingkungan pendidikan kristiani di komunitas gereja, sekolah dan keluarga. Tugas selanjutnya adalah belajar darinya dan membangunnya secara berkelanjutan, sampai masyarakat sendiri yang memutuskan apakah praktik itu masih relevan dan fungsional, ataukah tidak.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13362
Appears in Collections:D - Doctor of Religion Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
D_762011002_BAB I.pdfBAB I1.42 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB II.pdfBAB II1.66 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB III.pdfBAB III2.51 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB IV.pdfBAB IV3.62 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB V.pdfBAB V2.67 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB VI.pdfBAB VI1.57 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_BAB VII.pdfBAB VII899.21 kBAdobe PDFView/Open
D_762011002_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka1.26 MBAdobe PDFView/Open
D_762011002_Judul.pdfHalaman Judul1.45 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.