DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2862
Title: Suatu Tinjauan Sosio-Antropologi tentang Adat Kain Berkat di Nalahia
Authors: Titaley, John A.
Litaay, Flip
Irenne Thenu, Golda
Issue Date: 2012
Publisher: Program Studi Teologi FTEO-UKSW
Abstract: Masyarakat dan kebudayaan adalah dua hal yang tidak dapat dilepaspisahkan. Hal ini dikarenakan manusia adalah pencipta kebudayaan dan juga merupakan pelaku dari kebudayaan tersebut. Bangsa Indonesia yang adalah contoh dari suatu bangsa yang memiliki keanekaragaman budaya. Hal ini didukung oleh banyaknya suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampaiMerauke. Keanekaragaman budaya ini antara lain meliputi peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, adat istiadat, kesenian, serta sistem kesenian yang berbeda-beda dari tiap suku. Kebudayaan yang saat ini berkembang ditengah masyarakat Indonesia adalah merupakan hasil dari proses pewarisan. Hasil pewarisan kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat bersifat turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Salah satu aspek kebudayaan yang sampai sekarang ini masih dilestarikan dan ditaati adalah adat. Adat yang masih berlaku dalam masyarakat memiliki kekuatan hukum. Mengapa? Karena ketika adat itu tidak dihargai dan dilakukan oleh komunitas setempat, maka ada sanksi yang harus diterima. Maluku sebagai salah satu propinsi di Indonesia yang masih sangat kental dengan adat istiadat juga sangat menghargai, menghormati bahkan masih melakukan adat istiadat. Salah satunya adalah orang Nalahia yang berada di kabupaten Maluku Tengah. Didalam masyarakat Nalahia ada salah satu adat yang namanya adat kain berkat. Adat kain berkat ini adalah suatu ketentuan atau aturan adat sebagai wujud ucapan terima kasih dari seorang laki-laki ketika menikah dengan seorang perempuan yang berasal dari negeri Nalahia. Setelah laki-laki memberikan mas kawin yang disebut dengan kain ganti kepada pihak perempuan, maka setelah itu laki-laki harus membayar lagi ke negeri adat perempuan yang disebut dengan adat kain berkat. Setiap adat yang dilakukan dan dilaksanakan dalam masyarakat adat, memiliki makna begitu juga dengan adat kain berkat. Masyarakat Nalahia memaknai kain berkat sebagai wujud ucapan terima kasih atau tanda jasa dari laki-laki terhadap negeri asal perempuan. Selain merupakan wujud tanda jasa, kain berkat juga merupakan pemberian hormat dan pengakuan akan adanya hak perempuan sebagai anak negeri Nalahia. Ketika adat kain berkat ini dilakukan bukan saja akan terjalin dan terbina suatu hubungan bukan saja antara kedua pasangan suami isteri, tetapi juga kedua negeri asal. Semua kewajiban adat yang berkaitan dengan adat kain berkat yang telah diberikan oleh laki-laki akan berguna untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan negeri. Dalam pelaksanaan adat kain berkat, Gereja juga ikut terlibat didalamnya. Hal ini antara lain terlihat ketika dalam proses pelaksanaan adat kain berkat ini selesai, maka akan ditutup dengan doa oleh pendeta jemaat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adat kain berkat yang adalah warisan dari para leluhur kepada generasi selanjutnya semestinya harus dilesatarikan. Jika ditinjau dari segi sosiologi, maka adat kain berkat yang masih berlaku dalam komunitas setempat menciptakan terjadinya relasi dan ikatan persekutuan yang terjadi antara kedua pasangan suami isteri termasuk juga antara kedua negeri adat. Sedangkan dari segi antropologi, maka adat itu merupakan warisan turun temurun yang sudah mengalami sedikit pergeseran didalam adat kain berkat di Nalahia.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2862
Appears in Collections:T1 - Theology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_712007010_Judul.pdfHalaman Judul1.99 MBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_BAB I.pdfBAB I261.31 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_BAB II.pdfBAB II559.45 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_BAB III.pdfBAB III621.56 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_BAB IV.pdfBAB IV329.94 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_BAB V.pdfBAB V140.49 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka101.01 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007010_Lampiran.pdfLampiran121.64 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.