DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2864
Title: Tema-Tema Tahunan Kehidupan Bergereja di GPIB (Suatu Analisa Kritis terhadap Perumusan Tema-Tema Bergereja dalam Lingkungan GPIB)
Authors: Feryanto, Nicholas
Issue Date: 2012
Publisher: Program Studi Teologi FTEO-UKSW
Abstract: Gereja merupakan sebuah persekutuan yang esa, dimana Kristus yang menjadi dasar terbentuknya. Pada masa lalu Pekabaran Injil yang dilakukan adalah misi untuk membuat semua orang menjadi murid Kristus yang bersaksi mengenai iman dalam hatinya. Pada dasarnya alasan gereja itu ada, berarti karena misi. Pada masa kini misi dari sebuah gereja tidak terlalu berbeda dengan misimisi kekristenan pada masa lalu. Keseluruhannya ingin menjadikan semua bangsa adalah murid Kristus dengan menghadirkan damai sejahtera Allah di seluruh muka bumi. Gereja yang benar-benar ingin menghadirkan damai sejahtera harus dapat melihat apa yang menjadi pergumulan dan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam kehidupan jemaatnya. Walaupun jemaat memiliki pergumulan yang berat, namun mereka dapat terus dimampukan dalam menjalani kehidupan dan benar-benar merasakan damai sejahtera yang tidak mereka temukan di tempat lain. Salah satu gereja di Indonesia yang ingin mewujudkan damai sejahtera Allah dalam Visi dan Misi nya adalah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB). Adapun dalam usaha mewujudkan Visi dan Misi nya, GPIB juga membuat tema-tema tahunan yang diharapkan untuk menjadi panduan dan landasan dari seluruh kegiatan pelayanan yang akan dilakukan. tema-tema yang dilakukan ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan menjawab apa yang menjadi Visi dan Misi GPIB. Tema-tema ini memiliki masa berlakunya, ada tema yang 20 tahun, ada yang 5 tahun, dan ada yang 1 tahun. Proses perumusan tema-tema GPIB tersebut berjalan dengan cukup lama dan banyak hal yang menjadi pertimbangan. Banyak faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya, contohnya adalah keadaan jemaat GPIB, keadaan masyarakat Indonesia, tema gereja se-dunia, tema gereja se-asia, tema PGI. Tematema yang dirumuskan tersebut diharapkan mampu mewujudkan jawaban dari Visi dan Misi GPIB serta menjadi panduan atau landasan pelayanan yang relevan dengan konteks kehidupan jemaat GPIB. Menganalisa proses perumusan tema yang dilakukan GPIB, dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menggunakan sosiologi pengetahuan. Sosiologi pengetahuan hadir dari realita kehidupan yang terjadi dalam sebuah komunitas sosial atau masyarakat. Sosiologi pengetahuan juga dapat menganalisa antara pemikiran dan tindakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan tempat dia bereksistensi. Ketika keadaan jemaat merupakan salah satu faktor yang diperhatikan dalam merumuskan tema-tema GPIB, maka sosiologi pengetahuan ingin melihat, apakah ide-ide yang dikeluarkan oleh gereja benar-benar merupakan hasil penelitian dengan melihat keadaan nyata yang dialami oleh jemaat? Jika tanpa adanya penelitian, sudah tentu ide-ide yang ada hanya sekedar pemikiran saja dan bukan berasal dari fenomena-fenomena yang sedang terjadi dalam kehidupan jemaat. Sedangkan jika dilakukan dengan penelitian, ide-ide yang terkandung dalam-tema-tema GPIB tersebut berasal dari fenomena kehidupan jemaat dan nantinya ide tersebut diharapkan benar-benar dapat menjawab kebutuhan spiritual jemaat dan iman jemaat dapat terus bertumbuh kepada Kristus dalam hidup sehari-hari.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2864
Appears in Collections:T1 - Theology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_712007035_Judul.pdfHalaman Judul1.95 MBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_BAB I.pdfBAB I560.83 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_BAB II.pdfBAB II576.6 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_BAB III.pdfBAB III604.93 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_BAB IV.pdfBAB IV512.49 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_BAB V.pdfBAB V302.55 kBAdobe PDFView/Open
T1_712007035_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka244.75 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.