DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2869
Title: Analisis Panggilan Yehezkiel Sebagai Penjaga Israel Berdasarkan Teori Kritik Sosial
Authors: Yolandi Ataupah, Sepriana
Keywords: Yehezkiel;Penjaga Israel;Kritik Sosial
Issue Date: 2012
Publisher: Program Studi Teologi FTEO-UKSW
Abstract: Nabi merupakan utusan Tuhan yang dipanggil kepada bangsa Israel untuk memanggil mereka kembali kepada Tuhannya. Intisari dari kecaman para nabi bukanlah bahwa bangsa Israel telah melanggar beberapa perintah Tuhan, tapi mereka telah meninggalkan Tuhan sambil mengabaikan perjanjianNya. Tugas para nabi yang mengecam bangsa Israel sebenarnya mempunyai tujuan yang positif, yaitu supaya bangsa Isreal bertobat dan jangan binasa dalam hukuman yang menimpa mereka. Yehezkiel merupakan nabi yang dipanggil pada masa pembuangan di Babilonia. Dalam penggilannya sebagai nabi, Yehezkiel disebut sebagai penjaga. Istilah penjaga yang diberikan Tuhan kepada Yehezkiel merupakan tugas yang kritis untuk memperingatkan bangsaNya. Yehezkiel berperan untuk memperingatkan, menjaga dan mengawasi bangsa Yehuda dari berbagai keadaan yang mengancam. Pada masa pembuangan, ancaman besar bagi kehidupan bangsa Yehuda adalah agama Babel yang berkembang dan mempengaruhi bangsa Yehuda sehingga terdapat orang Yehuda yang mengikuti kultus Babel. Dalam tulisan ini, penulis menganalisis panggilan Yehezkiel sebagai penjaga berdasarkan teori kritik sosial. Kritik sosial merupakan salah satu dampak yang muncul akibat perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Kritik merupakan kecaman atau tanggapan yang diberikan terhadap suatu objek tertentu. Kritik sosial dapat dipahami sebagai suatu aktifitas sosial untuk menganalisis, menilai atau mengkaji keadaan suatu masyarakat pada saat tertentu yang dilakukan secara objektif dengan maksud dan tujuan tertentu. Kritik sosial juga dapat menjadi alat kontrol sosial terhadap jalannya sistem maupun proses bermasyarakat. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, peran nabi Yehezkiel sebagai penjaga dapat disebut pengkritik sosial yang mengecam kehidupan bangsa Yehuda di pembuangan pada saat itu. Yehezkiel mengkritik ketidaksetiaan bangsa Yehuda sebagai umat Tuhan dengan menyembah dewa-dewa bangsa Babel. Melalui kritikan yang disampaikannya, Yehezkiel kembali mengingatkan mereka sebagai bangsa pilihan Allah.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2869
Appears in Collections:T1 - Theology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_712008005_Judul.pdfHalaman Judul3.58 MBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_BAB I.pdfBAB I246.59 kBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_BAB II.pdfBAB II334.49 kBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_BAB III.pdfBAB III834.79 kBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_BAB IV.pdfBAB IV185.95 kBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_BAB V.pdfBAB V79.67 kBAdobe PDFView/Open
T1_712008005_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka148.76 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.