DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/3721
Title: Analisis Potensi Sektor Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten Boyolali Tahun 2005-2011
Authors: Pratomo, Yulius
Septia Nila Sari, Ayriska
Keywords: Matriks Potensi;Kontribusi;Pertumbuhan;Efektivitas;dan Kinerja Pajak dan Retribusi Daerah
Issue Date: 2013
Publisher: Program Studi Akuntansi FEB-UKSW
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi dari masingmasing sektor Pajak dan Retribusi Daerah melalui variabel kontribusi dan pertumbuhan dengan menggunakan matriks potensi, yang didukung dengan tingkat efektivitas dan kinerja,. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Boyolali selama hampir dua dekade terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan sebelum diberlakukannya otonomi daerah. Dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Boyolali mengandalkan Retribusi Derah yang merupakan sektor unggulan. Sektor ini mampu menyumbang 51,35% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan Pajak Daerah hanya mampu menyumbang 16.84% saja. Tingginya kontribusi Retribusi Daerah tersebut merupakan sumbangan dari sektor retribusi pelayanan kesehatan sebesar 60.447%. Sedangkan Pajak Daerah mengandalkan kontribusi pajak penerangan jalan umum yang mampu memberikan kontribusi sebesar 91.767%. Fakta tersebut sesuai dengan hasil analisis potensi dengan matriks potensi yang menunjukkan bahwa pajak penerangan jalan umum dan retribusi pelayanan kesehatan merupakan sektor andalan yang berada pada kriteria potensial.
The purpouse of this research is to analyze the potential of each tax and regional retribution sector through these variables: contribution and growth using a potential matrix, which is backed with a level of effectiveness and performance. The research results reveal that the Boyolali Regency Regional Income (PAD) for the past two decades has experienced a significant increase compared to the pre-regional autonomous period. In an effort to increase the PAD, Boyolali Regency relies on regional retribution as its primary sector. This sector is able to contribute 51.35% of the PAD. Meanwhile, regional tax only contributes 16.84% of the PAD. The high contribution of regional retribution is a 60.45% contribution of the health service retribution sector. In contrast, regional taxation relies on a city street light tax contribution of 91.77%. This fact is in accordance with the potential analysis results with a potential matrix that reveals that city street light taxation and health service retribution are mainstay sectors in the potential categori.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/3721
Appears in Collections:T1 - Accounting

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_232009146_Full text.pdffull text4.58 MBAdobe PDFView/Open
T1_232009146_Abstract.pdfAbstract115.46 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.