DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4003
Title: Telaah Pendampingan Pastoral terhadap Pelayanan Kerohanian dari Gereja Bethany Salatiga di Rumah Tahanan Negara Kelas II-B Salatiga
Authors: Irene Tanamal, Yansi
Issue Date: 2013
Publisher: Program Studi Teologi FTEO-UKSW
Abstract: Rumah Tahanan Negara adalah tempat tersangka atau terdakwa di tahan selama proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan dalam sidang pengadilan di Indonesia. RUTAN merupakan Unit Pelaksanaan Teknis di bawah Departement Hukum dan Hak Asasi Manusia. Di dalam RUTAN ditempatkan tahanan yang masih dalam proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Makamah Agung. RUTAN klas IIB Salatiga sendiri merupakan RUTAN terkecil di wilayah Indonesia dengan kapasitas penghuni 100 orang di lengkapi ruang tahanan pria dan juga ruang tahanan wanita. Saat ini yang menjadi pergumulan RUTAN Klas IIB Salatiga adalah jumlah kapasitas yang melampaui batas karena adanya pelimpahan tugas akan penempatan narapidana yang seharusnya penempatannya di Lembaga Pemasyarakatan karena pertimbangan kapasitas LP Semarang maupun Ambarawa yang juga melampaui batas kapasitas maka para tahanan yang telah ditetapkan masa pidana dan resmi sebagai narapidana tetap menjalankan proses hukumannya di RUTAN klas IIB Salatiga. Penggabungan ini sedikit banyak juga berpengaruh akan kualitas dan kuantitas Pembinaan bagi Warga Binaan. Pembinaan Kerohanian juga memiliki pengaruh tersendiri yang mana para Pembina harus dapat menjawab kebutuhan rohani para tahanan dan para napi yang secara psikis beban psikologi mereka berbeda. Selain itu penting juga Pendampingan Pastoral bagi para Warga Binaan tetapi dengan ruang yang kurang memadai serta waktu yang terbatas membuat para pelayan untuk bijak dalam menyikapi pemberian Pendampingan Pastoral bagi para Warga Binaan. Point utama dalam Pendampingan Pastoral adalah kesiapan para pelayan serta pengetahuan para pelayan akan lima fungsi pastoral dalam pendampingan yang diberikan yaitu: menyembuhkan (healing), menopang (sustaining), membimbing (guiding), memperbaiki hubungan (reconciling) dan memberdayakan (liberating), mengingat pelayanan ini lebih bersifat personal jadi perlu keahlian tersendiri bagi para pelayan sebelum memberikan Pendampingan Pastoral bagi Warga Binaan (tahanan dan narapidana) di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Salatiga.
State Prison is a suspect or defendant in custody during the investigation, prosecution and examination in the court of Indonesia. RUTAN is a Technical Implementation Unit under the Department of Law and Human Rights. Placed in the detention center detainees are still in the process of investigation, prosecution and examination in the District Court, High Court and Supreme Court. RUTAN Salatiga itself is the smallest crease in Indonesia with a capacity of 100 people at the occupants of the room complete living by male and female prisoners. Currently the tussle RUTAN Salatiga is about the amount of capacity that exceeds the limit about delegation of tasks that for the placement of inmates in prison, that should be placement considerations in LP because the of capacity Ambarawa Semarang and also beyond the capacity of the detainees who have been determined during criminal and official as inmates still run the sentence in RUTAN class IIB Salatiga. Merger is a bit of much also affects the guidance quality and quantity for Citizens Patronage. Spirituality coaching also has its own influence where the coaches should be able to answer the spiritual needs of the inmates and inmates who are psychologically different in psychological burden. In addition it is also important for the citizens Pastoral Patronage but with inadequate space and limited time to make the servants to wise in addressing Pastoral provision for Citizens Patronage. The main point of the Pastoral is the readiness of the waiters and waitresses about the knowledge of the five pastoral functions in assistance given such as: cure (healing), prop (sustaining), guiding (guiding), improving relationships (reconciling) and empowering (liberating), considering This service is more personal so it needs special skill for the waitress before they providing Pastoral Assistance to Residents Patronage (detainees and prisoners) at RUTAN class IIB Salatiga.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4003
Appears in Collections:T1 - Theology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_712005035_Judul.pdfHalaman Judul1.9 MBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB I.pdfBAB I564.89 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB II.pdfBAB II948.21 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB III.pdfBAB III1.74 MBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB IV.pdfBAB IV256.55 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB IV.pdfBAB IV256.55 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_BAB V.pdfBAB V377.56 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka243.13 kBAdobe PDFView/Open
T1_712005035_Daftar Pustaka.pdf243.13 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.