DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4073
Title: Pendampingan Pastoral Terhadap Remaja Yang Lahir di Luar Pernikahan di Jemaat G.P.M Tuhaha
Authors: Nuhamara, Daniel
Messakh, Thobias A.
Els Wenno, Rona
Keywords: Remaja yang lahir diluar pernikahan;Pendampingan Pastoral;Psikososial
Issue Date: 2013
Publisher: Magister Sosiologi Agama Program Pascasarjana FTEO-UKSW
Abstract: Penulis melakukan penelitian di Jemaat GPM Tuhaha. Jemaat GPM Tuhaha merupakan salah satu jemaat yang ada dalam wilayah Klasis GPM Pulau-pulau Lease yang terletak di Pulau Saparua. Di Tuhaha banyak sekali remaja yang lahir di Luar pernikahan. Penulis mengambil data anak yang lahir di luar pernikahan dari usia 0 – 21 tahun. Jumlah anak-anak ini adalah 84 orang. namun penulis lebih fokus ke remaja. Remaja yang lahir di luar nikah berjumlah 28 orang. penulis menemui sejumlah permasalahan yang mereka hadapi. Dari hasil wawancara yang penulis temui ada sekian remaja yang merasakan rendah diri, malu terhadap lingkungan dalam hal ini teman sebayanya, ada yang merasa benci dan marah terhadap persoalan hidup yang mereka hadapi. Oleh sebab itu sangat diharapkan pendampingan yang serius terhadap remaja yang lahir di luar pernikahan Dengan fenomena ini, maka tesis ini bertujuan mendeskripsikan masalah-masalah psikososial yang dihadapi remaja yang lahir di luar pernikahan dan mendeskripsikan bagaimana pendampingan gereja terhadap mereka. Proses pengumpulan data di dapat dari hasil wawancara dan observasi lapangan. Remaja yang lahir di luar pernikahan mengalami krisis hidup akibat konflik batin dengan pihak lain dalam hal ini ayah mereka. Sehingga mereka membangun rasa benci terhadap ayah mereka. Gereja hanya melihat masalah-masalah yang ada dipermukaan saja tanpa mengetahui secara serius apa yang dirasakan oleh anak-anak ini. Pendampingan dilakukan hanya ketika ada masalah yang dimunculkan. Ada yang dilakukan namun tidak menyentuh apa yang dirasakan oleh anak-anak ini. misalnya dalam ibadah remaja Pendeta mencoba melakukan pendekatan secara berkelompok terkait dengan perasaan yang mereka rasakan. Namun disisi lain anak-anak ini tidak dapat mengungkapkan perasaan mereka akibat perasaan malu terhadap sesamanya. Oleh sebat itu perlu dilakukan pendekatan yang individualistik supayaa tidak perlu ada rasa tidak nyaman saat mereka mengungkapkan apa yang mereka rasakan.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4073
Appears in Collections:T2 - Master of Religion Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_752011015_Judul.pdfHalaman Judul1.42 MBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_BAB I.pdfBab I435.37 kBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_BAB II.pdfBab II1.5 MBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_BAB III.pdfBab III1.45 MBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_BAB IV.pdfBab IV368.32 kBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_BAB V.pdfBab V149.48 kBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka229.75 kBAdobe PDFView/Open
T2_752011015_Lampiran.pdfLampiran621.46 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.