DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/428
Title: Evaluasi Lahan untuk Bidang Pertanian di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan
Authors: Simanjuntak, Bistok Hasiholan
Issue Date: 6-Dec-2003
Publisher: Fakultas Pertanian Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Kegiatan evaluasi lahan harus mempcrtimbangkan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan aspek manajemen dan teknologi dari suatu tipe penggunaan lahan (FAO, 1984). Tipe penggunaan lahan (TPL) adalah suatu penggunaan lahan spesiftk yang berkaitan dengan input diperlukan dan output yang diharapkan (Rossiter, 1994). Pertumbuhan dan perkembangan suatu jenis tanaman sangat dipengaruhi oleh factor genetic dan lingkungan terutama iklim dan tanah. Faktor genetik merupakan sifat turunan yang dibawa oleh setiap jenis tanaman. Produktivitas tanaman sangat ditentukan oleh factor genetika tersebut dan oleh faktor lingkungan - lahan, terutama iklim dan tanab. Curah hujan dan suhu udara sebagai unsur iklim merupakan faktor lingkungan yang menentukan pertumbuhan dan produktivitas tanaman, dan faktor ini sulit diubah dan/atau dimodifikasi dalam skala di lapangan. Faktor genetik dan sebagian faktor tanah tidak bersifat statis, dengan manajemen dan teknologi dapat diubah dan diperbaiki kualitasnya sesuai dengan tipe penggunaan laban yang akan dikembangkan (Sys et al., 1993). Untuk mengatasi masalah iklim harus dipilih jenis tanaman yang mempunyai persyaratan tumbuh sesuai dengan kondisi iklim di daerah yang bersangkutan. Hal ini dengan pertimbangan bahwa setiap jenis tanaman peka dan menuntut persyaratan iklim tertentu, terutama curah hujan, radiasi, suhu, kelembaban, untuk dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal. Oleh karena itu penentuan zona agroklimat suatu daerah untuk pengembangan tanaman (pertanian) sangat diperlukan. Sebagai contoh menentukan periode pertanaman padi tadah hujan dan palawija, Oldeman dan Darmiyati (1977) didasarkan pada bulan basah dan bulan kering yaitu jumlah bulan basah (curah hujan > 200 mm/bulan), dan bulan kering (curah hujan < 100 mm/bulan). Dari data curah hujan yang ada maka suatu daerah dapat dipetakan zona agroklimatnya. Lahan di daerah Timor Tengah Selatan (TTS) dibedakan atas 3 tipologi lahan, yaitu daerah dataran paritai, lahan menengah yang cukup landai dan daerah perbukitan pegunungan. Dari ketiga tipologi laban tersebut maka sebagian besar merupakan daerah pegunungan. Sebagian berupa areal persawahan tadah hujan, dan yang lainnya yang terbesar berupa pertanian lahan kering
Description: Seminar Sistem Manajemen Informasi Daerah dan Tata Guna Lahan, di Kabupaten Timor Tengah Selatan, 6 Desember 2003
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/428
Appears in Collections:Papers

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
PAPER_Bistok HS_Evaluasi Lahan untuk Bidang Pertanian_Abstract.pdfAbstract426.12 kBAdobe PDFView/Open
PAPER_Bistok HS_Evaluasi Lahan untuk Bidang Pertanian_Full text.pdfFull text3.59 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.