DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4373
Title: Peningkatan hasil Belajar IPA Melalui Metode Pembelajaran group investigation dengan bantuan media realia pada Siswa Kelas 5 SDN 2 Wonocoyo Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung semester II tahun ajaran 2012/2013
Authors: Susiyanto, Aris
Keywords: metode group investigation;media realia;hasil belajar
Issue Date: 2013
Publisher: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP-UKSW
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran group investigation pada mata pelajaran IPA pokok bahasan cahaya siswa kelas 5 SDN 2 Wonocoyo tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek yang akan digunakan sebagai penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Wonocoyo Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung yang berjumlah 14 siswa, 10 siswa diantaranya siswa permpuan dan 4 diantaranya siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal test pada akhir siklus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif untuk mendiskripsikan hasil belajar IPA yang berupa angka sedangkan deskriptif kualitatif untuk mendiskripsikan hasil observasi guru dan siswa. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu 85 % dari seluruh siswa kelas V telah mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 70. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan metode belajar group investigation pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 Semester II SDN 2 Wonocoyo Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2012/2013. Hal tersebut dapat dibuktikan dari peningkatan hasil belajar dari tiap siklus yang ditunjukkan yaitu pada kondisi awal siswa yang nilainya memenuhi KKM terdapat 7 siswa (50%) dan yang belum memenuhi KKM terdapat 7 siswa (50%). Siklus I menerapkan metode belajar group investigation dan terjadi peningkatan cukup signifikan yaitu terdapat 12 siswa memenuhi KKM (85,7%) dan 2 siswa (14,3%) belum memenuhi KKM yang ditetapkan. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan sangat signifikan yaitu 14 siswa atau seluruh siswa (100%) telah memenuhi KKM yang ditetapkan. Ini berarti bahwa penelitian telah berhasil, dibuktikan dengan nilai seluruh siswa di atas KKM yaitu 70 dan 100% siswa tuntas melebihi KKM yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti memberi saran sebaiknya guru sebagai pengajar menggunakan metode group investigation dan menggunakan media yang sesuai agar pembelajaran lebih aktif dan bermakna. Guru sebaiknya lebih meningkatkan keaktifan siswa saat pembelajaran sehingga terjadi hubungan timbal balik antara guru dengan siswa
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4373
Appears in Collections:T1 - Primary School Teacher Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_292009102_Judul.pdfHalaman Judul271.97 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_BAB I.pdfBab I170.89 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_BAB II.pdfBab II449.22 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_BAB III.pdfBab III722.25 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_BAB IV.pdfBab IV483.04 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_BAB V.pdfBab V76.18 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009102_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka75.02 kBAdobe PDFView/Open
TI_292009102_Lampiran.pdfLampiran869.25 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.