DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4527
Title: Perkiraan Carbon Footprint Industri Tahu Banyumas – Langkah Awal Menuju Industri Hijau
Authors: Sahirman, Sidharta
Ardiansyah
Keywords: tahu;LCA;Banyumas;energi;carbon footprint
Issue Date: Jun-2014
Publisher: Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Tahu dikenal sebagai sumber protein alternatif. Namun, diperlukan energi yang cukup besar untuk mengubah kacang kedelai segar menjadi Tahu. Energi diperlukan di setiap tahapan produksinya, mulai dari proses pencucian kedelai, penggilingan, pemasakan, ekstraksi susu kedelai, pembentukan dadih, pemotongan, hingga pengemasan dan transportasi produk akhir. Semakin tinggi tingkat energi yang digunakan untuk suatu proses, semakin tinggi pula emisi yang dikeluarkan ke lingkungan. Karenanya, untuk meningkatkan kecintaan akan Tahu, konsumen di era penuh kesadaran lingkungan seperti sekarang ini, perlu diyakinkan bahwa peralihan dari produk lain ke produk berbahan baku kedelai ini akan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. Pertanyaannya adalah: seberapa signifikan perbedaan tersebut? Apakah cara yang mungkin diaplikasikan di tingkat pengrajin tahu untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan menurunkan emisi dalam produksi Tahu tanpa mengesampingkan kualitas produk? Penelitian ini mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Penelitian dilakukan di sentra industri Tahu – Desa Kalisari, Banyumas. Desa yang dikenal sebagai desa Tahu ini memiliki 312 pengrajin tahu, melibatkan sekitar 1.400 pekerja yang menggantungkan hidupnya pada produk ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisa sumber energi, konsumsi energi dan emisi yang dihasilkan dalam setiap tahapan proses produksi (2) membandingkan hasil analisa tersebut dengan produk berbahan baku kedelai lain maupun sumber-sumber protein lainnya. Pada tahapan penelitian selanjutnya akan dilakukan desain untuk perbaikan proses/peralatan produksi sebagai usaha mengurangi jejak karbon produk Tahu di Desa Kalisari. Life Cycle Assessment (LCA) - metode yang umum digunakan untuk mengidentifikasi dan menghitung penggunaan energi, penggunaan sumber daya alam dan jumlah emisi ke lingkungan – diaplikasikan dalam penelitian ini
Description: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains IX, Fakultas Sains dan Matematika UKSW Salatiga, 21 Juni 2014, Vol 5, No.1, p. 344-348
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4527
ISSN: 2087-0922
Appears in Collections:Bidang Fisika dan Pendidikan Fisika



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.