DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4532
Title: Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas 5 SD Negeri Karangsari Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo Semester Ii Tahun Pelajaran 2012/2013
Authors: Andayani, Sri
Keywords: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match;Keaktifan;dan Hasil Belajar
Issue Date: 2013
Publisher: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP-UKSW
Abstract: Tingkat keaktifan siswa dalam pembelajaran Kelas 5 SDN Karangsari masih rendah. Hal ini terlihat pada proses belajar mengajar di kelas, guru masih mendominasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil belajar yang diperoleh siswa masih banyak yang belum mencapai KKM. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran IPA Kelas 5 SD Negeri Karangsari Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart dengan langkah perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi yang akan dilaksanakan pada 2 siklus. Pada siklus I terdiri dari 3 pertemuan dan siklus II terdiri dari 3 pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Karangsari Jln. Kalibawang Km.2 Karangsari. Subjek penelitian adalah siswa Kelas 5 SD Negeri Karangsari sebanyak 29 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan teknik non-tes. Adupun teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, deskriptif kualitatif, dan deskriptif komparatif. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat terlihat pada besarnya ketuntasan dari kondisi sebelum tindakan sebesar 14 atau 48, 3% siswa, siklus I sebesar 20 atau 69% siswa, dan pada siklus II sebesar 29 atau 100%. Dilihat dari skor minimal pra siklus sebesar 50, siklus I sebesar 54, dan pada siklus II sebesar 74. Sedangkan skor maksimal pra siklus sebesar 80, siklus I sebesar 80, dan pada siklus II sebesar 100. Berdasarkan hasil belajar menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sedangkan peningkatan keaktifan siswa dapat dilihat dari besarnya persentase keaktifan siswa yang masuk pada kategori keaktifan siswa sangat tinggi. Persentase keaktifan siswa pra siklus sebesar 21%, siklus I sebesar 55%, dan siklus II sebesar 83%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan keaktifan siswa. Berdasarkan pada hasil penelitian, maka penulis menyarankan agar model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat diterapkan pada pembelajaran IPA guna meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4532
Appears in Collections:T1 - Primary School Teacher Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_292009135_Judul.pdfHalaman Judul861.33 kBAdobe PDFView/Open    Request a copy
T1_292009135_BAB I.pdfBAB I306.91 kBAdobe PDFView/Open    Request a copy
T1_292009135_BAB II.pdfBAB II885.25 kBAdobe PDFView/Open    Request a copy
T1_292009135_BAB III.pdfBAB III615.69 kBAdobe PDFView/Open    Request a copy
T1_292009135_BAB IV.pdfBAB IV975.48 kBAdobe PDFView/Open    Request a copy
T1_292009135_BAB V.pdfBAB V151.09 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009135_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka155.63 kBAdobe PDFView/Open
T1_292009135_Lampiran.pdfLampiran10.4 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.