DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4593
Title: Karakteristik Inflasi Kota-Kota di Indonesia Bagian Barat
Authors: Setiawan, Adi
Keywords: karakteristik inflasi;statistik deskriptif;uji t;uji Mann-Whitney;krisis moneter
Issue Date: Jun-2014
Publisher: Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Dalam makalah ini dipresentasikan karakteristik inflasi kota-kota di Indonesia bagian Barat yang sudah digunakan dalam perhitungan inflasi bulanan mulai tahun 1979 yaitu kota Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Padang, Banjarmasin dan Pontianak. Karakteristik dipisahkan antara waktu sebelum dan sesudah krisis moneter 1998 yaitu 15 tahun sebelum krisis moneter (mulai tahun 1983 sampai dengan tahun 1997 ) dan 15 tahun setelah krisis moneter (mulai tahun 1999 sampai dengan tahun 2013). Karakteristik tersebut dianalisis dengan menggunakan alat statistik deskriptif seperti mean, median, simpangan baku, skewness, kurtosis, boxplot dan grafik densitas berdasarkan data inflasi bulanan dan tahunan. Karakteristik inflasi tahunan untuk kota-kota di Indonesia bagian Barat tersebut cenderung sama setelah krisis moneter maupun sebelum krisis moneter. Namun demikian, karakteristik inflasi bulanan untuk sebelum dan sesudah krisis moneter cenderung berbeda. Rata-rata inflasi bulanan untuk bulan April sebelum krisis moneter cenderung tinggi, sedangkan sesudah krisis moneter cenderung rendah. Perbandingan rata-rata inflasi bulanan sebelum dan sesudah krisis moneter dilakukan dengan menggunakan statistic Mann-Whitney karena distribusi data tidak normal. Tetapi untuk inflasi tahunan data dapat dianggap berdistribusi normal sehingga untuk perbandingan tersebut dapat digunakan uji t. Selanjutnya, dilakukan analisis korelasi untuk melihat keterkaitan antara satu kota dengan kota yang lain (dari kota-kota yang menjadi perhatian). Demikian juga, kota-kota di Indonesia bagian Barat, cenderung terkait satu sama lain, artinya jika terjadi inflasi di satu kota maka juga akan cenderung terjadi inflasi di kota-kota yang lain dan sebaliknya jika terjadi deflasi di satu kota maka juga akan berakibat pada terjadinya deflasi di kota-kota yang lain.
Description: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains IX, Fakultas Sains dan Matematika UKSW Salatiga, 21 Juni 2014, Vol 5, No.1, p. 642-648
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4593
ISSN: 2087-0922
Appears in Collections:Bidang Matematika dan Pendidikan Matematika

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
PROS_Adi Setiawan_Karakteristik Inflasi Kota_fulltext.pdfFull text266.12 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.