DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/6254
Title: Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Guna Pemetaan Kerusakan Tanah Untuk Produksi Biomassa
Authors: Simanjuntak, Bistok Hasiholan
Keywords: pemetaan;kerusakan tanah;biomassa
Issue Date: Sep-2013
Publisher: Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW Salatiga
Abstract: Dalam bidang pertanian, fungsi tanah sebagai media berdirinya tanaman, mengatur tata air, udara, siklus biologi dan unsur hara, sehingga tanah menentukan tumbuh dan produksinya tanaman untuk menghasilkan biomassa. Tanah memiliki kapasitas yang terbatas, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas. Pemanfaatan tanah tanpa memperhatikan aspek keberlanjutannya, berdampak pada penurunan kapasitas daya dukung tanah terhadap perikehidupan. Peningkatan kegiatan produksi biomassa yang memanfaatkan tanah maupun sumber daya alam lainnya yang tak terkendali dapat mengakibatkan kerusakan tanah untuk produksi biomassa, sehingga menurunkan mutu serta fungsi tanah yang pada akhimya dapat mengancam kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu dilakukan kajian pemetaan kerusakan tanah untuk produksi biomassa di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Tujuan penelitian untuk menetapkan tingkat dan luas potensi kerusakan tanah untuk produksi biomassa, menganalisa kualitas tanah dan hubungannya dengan penyebab tingkat kerusakan tanah untuk produksi biomassa serta memetakan potensi dan menetapkan status kerusakan tanah yang akan dipergunakan sebagai salah satu acuan dalam penyusunan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan, memelihara, melestarikan serta memperbaiki kualitas tanah dan/ atau lahan. Metode penelitian menggunakan desk studi, survey dan analisis laboratorium. Didalam pemetaan menggunakan tool GIS Arcview 3.3. Berdasarkan hasil kajian maka dapat disimpulkan bahwa parameter Koloid (Komposisi Fraksi) dan Bobot Volume memiliki frekuensi relatif kerusakan masing-masing 10%, sedangkan parameter Daya Hantar Listrik memiliki frekuensi relatif kerusakan 15%. Untuk parameter Permeabilitas (Derajat Pelulusan Air) memiliki frekuensi relatif kerusakan tanah yang cukup tinggi yaitu 75% (Rusck Berat). Berdasarkan dari frekuensi relatif kerusakan tanah dari setiap parameter tanah yang diamati menunjukkan bahwa tanah di Kecamatan Bumijawa memiliki Status Kerusakan Tanah pada level Rusak Ringan (R.I) seluas 9.440,54 ha (90,24%) dan Status Tidak Rusak (N) seluas 1.020,86 (9,76%)
Description: Proceeding Seminar Nasional Sains dan Aplikasi Komputasi 2013 (Sensakom 2013), p. 17 - 27
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/6254
ISBN: 97897910987135
Appears in Collections:Proceeding Seminar Nasional Sains Dan Aplikasi Komputasi 2013 (Sensakom 2013) Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Pertanian dan Bisnis



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.