DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/8468
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorPriyanto, Sony Heruid
dc.contributor.advisorMariaid
dc.contributor.authorHaryatie, M. I. Tyas Indahid
dc.date.accessioned2016-09-22T00:21:52Z-
dc.date.available2016-09-22T00:21:52Z-
dc.date.issued2013-
dc.identifier.other522000601-
dc.identifier.other13090406-
dc.identifier.urihttp://repository.uksw.edu/handle/123456789/8468-
dc.description.abstractUsahatani padi varietas Ciherang, IR-64, Barito dan Hibrida (Arize) merupakan tanaman padi yang paling banyak diusahakan. Hal ini dikarenakan keempat varietas padi tersebut diharapkan bisa memberikan keuntungan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu kondisi kesejahteraan petani perlu mendapat perhatian dan masih banyak anggapan bahwa petani merupakan kelompok masyarakat yang mempunyai kehidupan di bawah garis kemiskinan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan kotor dan keuntungan bersih serta untuk menjelaskan alasan petani dalam memilih suatu jenis varietas padi unggul.Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Beji Rejo, Beji Wetan, Desa Kalibeji Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Propinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dimulai pada tanggal 21 Mei 2010 sampai dengan tanggal 20 Juni 2010. Dari hasil analisa di dapatkan kesimpulan sebagai berikut. 1. Keempat jenis padi memiliki perbedaan nilai penerimaan kotornya. Usahatani padi Hibrida Arize penerimaan kotornya paling tinggi per Ha dan penerimaan kotor paling rendah pada usahatani padi varietas Ciherang. 2. Keempat varietas padi tersebut juga memiliki perbedaan nilai keuntungan bersihnya dalam satu hektar per musim tanam. Usahatani padi varietas Hibrida Arize keuntungan bersihnya mencapai tingkat paling tinggi dan tingkat terendah keuntungan bersihnya adalah varietas Ciherang. 3. Alasan yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani adalah alasan ekonomi, alasan teknis dan alasan sosial budaya. Alasan ekonomi yang mempengaruhi sebagian besar responden memilih padi Hibrida Arize, IR.64 dan Ciherang karena produksi tinggi, sedangkan varietas Barito dipilih karena biaya produksi hemat. Adapun alasan teknis yang mempengaruhi responden memilih varietas Ciherang dan IR.64 karena budidaya lebih mudah, memilih Barito karena kualitas padi baik serta memilih Hibrida Arize kerena sesuai dengan kondisi lahan. Alasan sosial budaya mayoritas petani menjawab kebiasaan bukan karena adatid
dc.language.isoidid
dc.publisherProgram Studi Agribisnis FPB-UKSWid
dc.titleAlasan Petani Dalam Pengambilan Keputusan Menanam Suatu Jenis Varietas Padiid
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:T1 - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_522000601_BAB I.pdfBab I144.12 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_BAB II.pdfBab II154.54 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_BAB III.pdfBab III151 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_BAB IV.pdfBab IV246.34 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_BAB V.pdfBab V157.57 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_BAB VI.pdfBab VI133.07 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka130.02 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_Judul.pdfHalaman Judul226.26 kBAdobe PDFView/Open
T1_522000601_Lampiran.pdfLampiran157.49 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.