DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/10820
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorTrihandaru, Suryasatriyaid
dc.contributor.advisorShanti, Made Rai Suciid
dc.contributor.authorLawa, Mozesid
dc.date.accessioned2017-04-10T04:29:03Z-
dc.date.available2017-04-10T04:29:03Z-
dc.date.issued2016-
dc.identifier.other192009035-
dc.identifier.other16061812-
dc.identifier.urihttp://repository.uksw.edu/handle/123456789/10820-
dc.description.abstractDalam dunia medis, pemberian infus adalah tindakan medis yang sering di lakukan. Fungsi dari infus sendiri adalah memberikan cairan berupa nutrisi serta obat pada pasien secara konstan dalam waktu dan dosis yang ditentukan dokter. Cairan infus biasanya dimasukan melalui pembuluh darah vena pada tangan, kaki dan kepala pasien. Jumlah tetesan infus yang dimasukan ke tubuh pasien, biasanya tergantung kondisi dan penyakit pasien sesuai dengan anjuran dokter. Pengaturan jumlah tetes infus per menit ini dilakukan oleh perawat secara manual. Perawat bertuga juga harus senantiasa memantau tetesan infus apakah masih stabil atau tidak. Terkadang kondisi infustidak sesuai dengan resob doker padahal pemberian dosis infus yang tidak sesuai bisa menimbulkan efek negatif pada pasien. Pemeriksaan suhu digunakan untuk menilai kondisi metabolisme di dalam tubuh, dimana tubuh menghasilkan panas secara kimiawi melalui metabolisme. Untuk penyakit tertentu seperti demam berdarah, suhu badan pasien harus senantiasa dipantau oleh perawat. Pada penelitian, dibuat sebuah alat yang memiliki 2 fungsi yaitu memantau tetes infus pasien dan dibandingkan dengan dosis alat standar serta memantau suhu badan pasien secara berkala. Alat ini juga dilengkapi dengan alarm pengingat. Hal ini bertujuan agar, apabila tetes infus atau suhu badan pasien melewati toleransi yang telah ditetapkan, maka alarm yang dipasang akan berbunyi. Sistem yang secara realtime dimonitoring oleh perawat ini dapat mengurangi permasalahan yang timbul karena kelalaian, sehingga perawat tidak secara manual dalam mengatur kecepatan tetesan infus dan meningkatkan pelayanan kepada pasien.id
dc.language.isoidid
dc.publisherProgram Studi Pendidikan Fisika FSM-UKSWid
dc.subjectarduinoen_US
dc.subjectinfusid
dc.subjectsuhuid
dc.subjectsensorid
dc.subjectbuzzeren_US
dc.titleRancang Bangun Alat Pemantau Tetes Infus dan Suhu Badan dengan Tampilan Digital Berbasis Arduino Unoid
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:T1 - Physic Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_192009035_Full text.pdfFull text2.65 MBAdobe PDFView/Open
T1_192009035_Abstract.pdfAbstract87.55 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.