DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/12393
Title: ALAKA: Pemahaman Negeri Hulaliu dan Pelauw Terhadap Alaka Sebagai Simbol Integrasi Negeri-Negeri Hatuhaha Amarima
Authors: Tuanakotta, Nelson
Issue Date: 2015
Publisher: Magister Sosiologi Agama Program Pascasarjana FTEO-UKSW
Abstract: Sejak terjadinya proses migrasi penduduk yang terjadi di Pulau Seram Maluku, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dan budaya nomaden, menciptakan relasi kehidupan baru tercipta pada tempat yang berbeda. Gunung Alaka merupakan sebuah negeri lama (amalain) yang diciptakan oleh beberapa negeri yang mendiami pulau Haruku. Beberapa negeri ini disebut dengan uli amarima hatuhaha atau kerajaan yang terdiri dari lima negeri yang berdiri di atas batu. Negeri-negeri ini adalah Pelauw, Rohomoni, Kabauw, Hulaliu dan Kailolo. Sebelum menempati negeri-negeri yang ada di pesisir pantai, klan amarima ini menciptakan sebuah hubungan kekerabatan di gunung Alaka. Klan ini tercipta karena adanya rasa kebersamaan dan persaudaraan antara mereka. Di Alaka mereka membentuk kehidupan yang mempersatukan mereka dengan adat dan budaya yang dimiliki. Kapata, cakalele, kesepakatan adalah bagian yang mengikatkan mereka sebagai satu klan di gunung Alaka.Alaka menjadi simbol integrasi bagi kerajaan amarima hatuhaha memperkokoh klan mereka. Hingga datangnya para kolonial yang berusaha menguasai masyarakat pribumi Maluku. Alaka tetap menjadi negeri pertama yang menjadi benteng perlindungan bagi mereka mempertahankan wilayah dan jati diri mereka sebagai masyarakat pribumi yang memiliki hak penuh di wilayah Pulau Haruku.Melalui Spiritual Capital Alaka dapat dipandang sebagai sebuah kosmos imaniah dengan vitalitas-vitalitas kulturalnya bagi negeri – negeri yang ada didalamnya, termasuk Hulaliu, Pelauw, Ruhumoni, Kabauw, dan Kailolo. Dimana realitas yang terjalin berikutnya menampakan keragaman dalam segi kepercayaan, maupun budaya yang dipegang, akan tetapi melalui spiritual capital di miliki oleh Alaka, maka perbedaan itu dapat tetap terikat secara harmonis dalam sebuah jalinan kehidupan bersama.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/12393
Appears in Collections:T2 - Master of Religion Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_752013014_BAB I.pdfBab I428.55 kBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_BAB II.pdfBab II1.18 MBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_BAB III.pdfBab III1.81 MBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_BAB IV.pdfBab IV894.62 kBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_BAB V.pdfBab V215.86 kBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka159.78 kBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_Judul.pdfHalaman Judul1.24 MBAdobe PDFView/Open
T2_752013014_Lampiran.pdfLampiran212.55 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.