DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/12442
Title: Perbedaan Kecerdasan Emosional Ditinjau dari Urutan Kelahiran
Authors: Elysabet, Erin
Keywords: kecerdasan emosional;urutan kelahiran;remaja tengah
Issue Date: 2014
Publisher: Program Studi Psikologi FPSI-UKSW
Abstract: Seseorang yang memiliki kecerdasan emosional akan menghasilkan kualitas sumber daya yang baik dan juga akan menunjukkan keberhasilan seorang individu, baik di masa sekarang maupun mendatang. Salah satu faktor yang memengaruhi kecerdasan emosional seseorang ialah keluarga yang di dalamnya mencakup urutan kelahiran. Periode perkembangan manusia yang sarat dengan fluktuasi emosi – sebagai bagaian dari proses sosioemosional – adalah remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional antara anak sulung, anak tengah, dan anak bungsu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparasi dengan jumlah partisipan 102 orang yang terdiri atas 34 orang anak sulung, 34 orang anak tengah, dan 34 orang anak bungsu. Sampel diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan cara snowball. Partisipan merupakan remaja tengah dengan usia 15 – 18 tahun bertempat tinggal di Salatiga dan bukan merupakan anak tunggal. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur skala psikologi yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek Kecerdasan Emosional dari Goleman (2001) terdiri dari 57 item pernyataan. Hasil penelitan dengan analisis uji beda Oneway ANOVA diketahui F hitung adalah 0,072 dengan signifikasi sebesar 0,931 (p>0,05). Dengan demikian, hasil yang ditunjukkan ketika p>0,05 mengindikasikan H_0 diterima dan H_a ditolak. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada perbedaan kecerdasan emosional antara anak sulung, anak tengah, dan anak bungsu.
Someone who has the emotional intelligence will produce good quality resources and will also demonstrate the success of an individual, either in the present or in the future. One of the factors that affect a person's emotional intelligence is the family which include birth order. Period of human development is loaded with emotional fluctuations - as part of a process of socio-emotional - are adolescent. This study aims to determine the differences in emotional intelligence between the eldest son, the middle child, and the youngest child. The research method used is a quantitative method comparison with the number of 102 participants consisting of 34 people firstborn, middle child 34, and 34 the youngest child. Samples were taken snowball of nonprobability sampling technique. Participants are middle adolescents aged 15-18 years residing in Salatiga and not a single child. The research instrument used psychological scale measuring tool developed by researchers based aspects of Emotional Intelligence Goleman (2001) consists of 57 items statement. Research results with different test analysis Oneway ANOVA F count was 0,072 known the significance of 0.931 (p> 0.05). Thus, the results indicated that when p> 0.05 indicates Ho accepted and Ha rejected. This confirms that there is no difference between the emotional intelligence of the eldest child, the middle child, and the youngest child.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/12442
Appears in Collections:T1 - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_802010123_Full text.pdfFull text2.35 MBAdobe PDFView/Open
T1_802010123_Abstract.pdfAbstract228.76 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.