Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/12738
Title: Interaksionisme Simbolik Mahasiswa UKSW Etnis Papua dengan Warga Etnis Jawa Sekitar Kampus UKSW (Cungkup dan Kemiri)
Authors: Adisty, S. Ratih
Keywords: keberagaman budaya;interaksionisme simbolik;mahasiswa etnis Papua;warga asli Salatiga (Kemiri dan Cungkup)
Issue Date: 2015
Publisher: Program Studi Komunikasi FISKOM-UKSW
Abstract: Salatiga merupakan salah satu kota yang terkenal akan keragaman budayanya, berbagai macam suku, ras, agama, bahasa dan kebudayaan ada di Salatiga. terlebih kehadiran UKSW menambah keragaman yang ada, karena kebanyakan mahasiswa yang menimba ilmu disana berasal dari wilayah Timur Indonesia. Namun dengan adanya keragaman suku dan budaya sangatlah rentan akan adanya konflik dan gesekan antar etnis. Perbedaan budaya yang sangat mencolok antar etnis dapat memicu konflik yang ada. Bukan hal yang mudah menjalin interaksi dengan seseorang yang berbeda latar belakang budayanya. Apabila seseorang komunikan kurang bisa menerima pesan apa yang dsampaikan oleh komunikator akan berujung pada salah paham. Seperti halnya dalam penelitian ini, menyoroti tentang bagaimana interaksi simbolik yang terjalin antara etnis Papua dengan warga asli Salatiga sekitaran kampus UKSW, dalam hal ini daerah Cungkup dan Kemiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi simbolik seperti apa yang dapat memicu gesekan atau konflik antara warga Kemiri dan Cungkup dengan mahasiswa etnis Papua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dimana peneliti akan menggambarkan interaksi simbolik yang terjalin antara kedua belah pihak. Hasil penelitian ini adalah gesekan-gesekan yang terjadi tidak jarang berujung pada konflik antara warga sekitar kampus (Kemiri dan Cungkup) dengan mahasiswa etnis Papua dipicu oleh tidak terjalinnya komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Hal tersebut dikarenakan perbedaan latar belakang budaya dengan penggunaan bahasa serta gaya bicara yang sangat berbeda menjadi pemicu ketidak berhasilannya komunikasi yang baik yang terkadang berujung pada kesalahpahaman satu dengan yang lainnya. Selain itu prasangka atau stereotype yang sudah terbentuk di benak kedua belah pihak menjadi salah satu faktor penghambat komunikasi yang efektif. Dimana komunikasi yang efektif dapat terjadi apabila kedua belah pihak yang berkomunikasi, baik komunikator maupun komunikan mempunyai kesamaan makna dalam sebuah penyampaian pesan. Perilaku atau sikap negatif yang sering dilakukan oleh mahasiswa etnis Papua sering mengganggu kenyamanan warga.
Salatiga is a city known for its cultural diversity, various tribes, races, religions, languages and cultures in Salatiga. Moreover, the presence of SWCU augment existing diversity, most of the students who studied there comes from Eastern Indonesia. It is known SWCU as Mini Indonesia. The nickname is motivated by ethnic and cultural diversity existed there. However, the ethnic and cultural diversity are very vulnerable to get into conflict as an inter-ethnic friction. Very striking cultural differences can lead to inter-ethnic conflict. Not an easy thing to establish one's interaction with different cultural backgrounds. If a communicant less amenable to what the message conveyed by the communicator, it will surely lead to misunderstanding. As is the case in this study has been highlighted in how the symbolic interaction that exists between ethnic Papuans with local residents around SWCU campus Salatiga especially at Kemiri and Cungkup areas. The aim of this study was to determine what kind of symbolic interaction can lead to friction or conflict between the residents of Kemiri and Cungkup area toward the Papuans students. The method used is qualitative descriptive - qualitative approach where researchers will describe symbolic interaction that exists between the two sides. Results of this study is the friction that occurs not infrequently lead to conflict between the residents around the campus (Kemiri and Cungkup areas) with Papuans students are not triggered by good communications between the two sides. This is due to differences in cultural background with the use of language and speaking style are very different which triggers several unsuccessful communication that sometimes leads to misunderstanding one another. Additionally, the prejudices or stereotypes have also been formed in the minds of both parties as one of the factors inhibiting effective communication. Where effective communication can occur if both sides are able to communicate properly, both communicators and communicant have the same meaning in delivering a message. Behavior or negative attitude is often done by Papuan students in their boarding house or rental houses territories that interfere to the local residents, such as get-together till late at night, drinking, listening to loud music, often fight with local residents unwittingly forming its own views that tend creating negative perception from local resident around Kemiri and Cungkup areas.
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas dikarenakan tidak ada keterangan tanggal lulus ujian discan lembar pengesahan.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/12738
Appears in Collections:T1 - Communication

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_362009031_BAB I.pdf
  Restricted Access
BAB I441.53 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II898.83 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III280.5 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV412.22 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V784.85 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_BAB VI.pdf
  Restricted Access
BAB VI185.02 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka147.25 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_362009031_Judul.pdfHalaman Judul2.53 MBAdobe PDFView/Open
T1_362009031_Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran1.48 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.