Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/13036
Title: Disabilitas Penderita Arthritis di Masyarakat Poso Sulawesi Tengah: Studi di Desa Tangkura Poso Pesisir Selatan
Authors: Lakukua, Meyga Feybbi
Keywords: disabilitas;arthritis;Tangkura;Poso Pesisir Selatan
Issue Date: 2015
Publisher: Program Studi Ilmu Keperawatan FIK-UKSW
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai disabilitas fisik penderita arthritis penduduk Desa Tangkura yang memeriksakan diri di Puskesmas Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Penderita arthritis berjumlah 156 orang yang terdaftar di Puskesmas dijadikan responden setelah memperoleh informed concern. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan beberapa pokok: identitas diri, penyakit penyerta, dan disabilitas. Indeks disabilitas menggunakan HAQ 20-Item Disability Scale yang dimodifikasi. Perhitungan indeks HAQ-DI individual dilakukan terhadap 156 orang tercatat di Puskesmas Tangkura, 15 orang kontrol warga tangkura tanpa keluhan sakit persendian, dan 15 orang data terkait anggota keluarga yang menderi gout arthritis kronis. Demikian pula dilakukan perhitungan indeks HAQ-DI berdasar karakteristik dan identitas antropometrik tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien masih mampu melakukan semua (20 pokok) aktivitas fungsional. Akan tetapi masih ada 40 pasien yang tidak mampu melakukan sama sekali 1 atau lebih pokok dari 20 pokok aktivitas fungsional. Selanjutnya, terdapat 25 kategori nilai HAQ-DI total individual. Kategori terbanyak pada HAQ-DI 0,0 s/d 0,5 sebanyak 129 individu, kategori >0,5 s/d 1,0 sebanyak 20 individu, dan kategori antara >1,0 s/d 1,4 sebanyak 7 individu. Selanjutrnya, dari 156 orang responden yang memiliki HAQ-DI tertinggi berdasarkan jenis kelamin ada pada perempuan [indeks HAQ-DI 0,57 (n=20)], jika dilihat dalam kategori umur maka HAQ-DI cenderung meningkat signifikan pada usia yang semakin tua [HAQ-DI tertinggi pada usia ≥75 tahun yakni 0,50, n=12], Jika dilihat dari status pekerjaan indeks tertinggi terdapat pada mereka yang “tidak bekerja” [HAQ-DI sebesar 0,30 (n=7)], jika berdasarkan suku maka Bali memiliki HAQ-DI tertinggi, yakni 0,41 (n=18). Selanjutnya, mereka yang berpendidikan rendah cenderung memiliki HAQ-DI tinggi [kelompok dengan status “tidak sekolah” sebsar 0,45 (n=2)], jika dilihat pada batas ambang konsentrasi AU ≥7 mg/dl maka indeks tertinggi terdapat pada kelompok pria dengan indeks HAQ-DI 0,32 (n=19). Yang menarik, komorbiditas arthritis dengan penyakit PTM lain sangat mempengaruhi HAQ-DI; dimana 4 kelompok responden yang hadir bersama-sama dengan penyakit tekanan darah, ginjal, diabetes melitus, jantung dan stroke memiliki HAQ-DI ≥ 1. Pada kategori disabilitas fungsional, HAQ-DI tertinggi terdapat pada kategori aktivitas mencengkeram [pegangan cangkul, HAQ-DI 0,60] dan aktivitas lain [yakni berkebun, HAQ-DI 0,74].
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas dikarenakan discan lembar pengesahan tidak dibubuhi cap fakultas.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13036
Appears in Collections:T1 - Nursing

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_462011015_BAB I.pdf
  Restricted Access
BAB I306.38 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II277.54 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III307.42 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV1.73 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V237.49 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka339.84 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_462011015_Judul.pdfHalaman Judul2.18 MBAdobe PDFView/Open
T1_462011015_Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran1.54 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.