DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/13089
Title: Mengasihi Sesama Sebagai Wujud Mengasihi Allah Sebuah Ibadah Kreatif Bernuansa Etnis Dayak
Authors: Elbasia, Yusica
Keywords: Ibadah;Dayak;peribadatan;gaya bernyanyi;ibadah kreatif;Liturgi;Alat Musik
Issue Date: 2015
Publisher: Program Studi Seni Musik FSP-UKSW
Abstract: Mengasihi Sesama sebagai Wujud mengasihi Allah adalah sebuah ibadah kreatif dengan nuansa etnis Dayak yang mengangkat tema mengasihi. Ibadah ini disusun berdasarkan Pola Liturgi Empat Langkah (Fourfold Pattern Liturgical Worship) dengan menggunakan bahasa, tarian, alat musik, dekorasi serta melodi khas suku Dayak. Lagu-lagu yang dipakai dalam ibadah ini adalah Kidung Jemaat, Pelengkap Kidung Jemaat, Gita Bakti, Nyanyian Ungkup dan beberapa lagu adalah ciptaan peneliti sendiri. Beberapa lagu seperti nyanyian Mazmur ciptaan peneliti, Mengalir Kasih Yesus dan Ela Basingi Dengan Pahari (Jangan bermusuhan dengan sesama) dinyanyikan dengan gaya bernyanyi etnis Dayak yang menggunakan teknik vokal cempreng dan sengau namun tetap indah. Hal ini dilakukan agar suasana etnis Dayak yang diinginkan semakin terasa. Penggunaan alat musik barat yang digabungkan dengan alat musik tradisional Dayak dan seperangkat gamelan pun benar-benar diperhatikan pengolahannya agar bunyi yang dihasilkan tetap mencerminkan musik khas suku Dayak. Ibadah ini diselenggarakan pada 15 Februari 2015 di GKI Salatiga. Jemaat sangat menikmati dan berpartisipasi dengan baik dalam penyelenggaraan ibadah seperti dalam puji-pujian yang dinyanyikan maupun tarian. Melalui ibadah ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ibadah yang bertemakan etnis memiliki daya tarik sendiri dalam peribadatan umat Kristiani walaupun ibadah etnis Dayak ini dilaksanakan di pulau Jawa, khususnya di kota Salatiga.
Loving Others is The True Realization as Loving God is a creative worship service using the theme of love that colaborate the ethnical Dayak nuance. This worship is arranged based on Fourfold Pattern Liturgical Worship (Coming toghether, Hearing the Word of God, Giving, and Sending out to ministery) that contain many elements such as languages (Indonesian and Dayak Ngaju), traditional dances of Dayak, tradition musical instruments, decoration and typical native melody of Dayak tribe. The songs that are sung in this worship are from Kidung Jemaat, Pelengkap Kidung Jemaat, Gita Bakti, Nyanyian Ungkup and also some songs of writer’s own compositions. Some of them, such as Nyanyian Mazmur, Mengalir Kasih Yesus and Ela Basingi Dengan Pahari (Don’t be hostile to each other) are sung using the ethnical Dayak singing style using the shrill and nasal vocal techniques, yet they still sound beautiful. The purpose of this performance is to create a deeper atmosphere of ethnical Dayak within the worship service. The use of western musical instruments that are combined with traditional Dayak musical instruments and a set of Gamelan (traditional Javanese musical instruments) are carefully observed so that the sound production will still be reflecting the typical music of Dayak tribe. This worship service was held on February 15th, 2015 in Indonesian Christian Church (GKI) Salatiga. The congregation really enjoyed and well participated in worship both in singing the songs and in dancing. From this worship service, it can be concluded that the worship with ethnical theme has its own attractiveness in Christian worship, although this ethnical Dayak worship is done in Java Island, especially in Salatiga.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/13089
Appears in Collections:T1 - Music Art

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_852010003_BAB I.pdfBab I1.21 MBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_BAB II.pdfBab II4.2 MBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_BAB III.pdfBab III338.61 kBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_BAB IV.pdfBab IV217.98 kBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka237.84 kBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_Judul.pdfHalaman Judul2.28 MBAdobe PDFView/Open
T1_852010003_Lampiran.pdfLampiran6.61 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.