Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/14282
Title: Pengaruh 8 Minggu High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap VO2max Individu Aktif Laki-Laki 18–22 Tahun
Authors: Aji, Redyte Setio
Keywords: High Intensity Interval Training (HIIT );VO2max;kardiorespirasi
Issue Date: 2017
Publisher: Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan & Rekreasi FKIK-UKSW
Abstract: Latar belakang : Bagi seorang atlet memiliki kebugaran yang baik merupakan faktor yang sangat penting karena dapat meningkatkan performa atlet tersebut ketika pertandingan dan mengurangi potensi cedera. Oleh karena itu, peningkatan daya tahan kardiorespirasi menjadi suatu hal yang penting bagi seorang atlet untuk menunjang performa di lapangan. Kualitas daya tahan kardiorespirasi dapat dinyatakan dengan VO2max. Besarnya kapasitas VO2max dipengaruhi oleh metode latihan yang dilakukan atlet tersebut. High Intensity Interval Training (HIIT) merupakan latihan intensitas tinggi dengan waktu yang singkat serta dilakukan secara berulang – ulang. Oleh karena HIIT melibatkan aktivitas fisik intensitas tinggi, maka HIIT mungkin berpengaruh terhadap daya tahan kardiorespirasi dan VO2max. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari seberapa besar pengaruh metode latihan HIIT terhadap nilai VO2max individu aktif laki-laki berusia 18-22 tahun. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan pretest – posttest control group design. Subjek penelitian diberi perlakuan berupa latihan HIIT selama 8 minggu. VO2max diukur diawal dan diakhir perlakuan menggunakan instrumen Beep Test untuk mengetahui perubahan VO2max yang terjadi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji t berpasangan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan bermakna (p>0,05) nilai VO2max yaitu rata – rata sebesar 7,03 ml•kg-1•min-1 (19,66%) dari nilai pre-test. Kesimpulan : Simpulan dari penelitian ini adalah metode latihan HIIT yang dilakukan oleh individu aktif selama 8 minggu dapat meningkatkan nilai VO2max.
Background : Having a good physical fitness is an essential factor for athletes. Since it could increase the athlete’s performance during the tournament and also reduce the potential of injury. Therefore, the improvement of cardiorespiratory endurance had been very crucial to support the performance in tournaments. The quality of cardiorespiration endurance could be revealed through VO2max value. The capacity of VO2max could be affected by the athlete’s exercise method. High Intensity Interval Training (HIIT) is a high intensity exercise in a short period of time which should be done repeatedly. Since HIIT involved a high intensity of physical activity, it might affect the cardiorespiratory endurance and VO2max. Purpose : this research is to study the effect of HIIT to VO2max on active male in the age of 18-22 years old. Method : This research was using pretest – posttest control group design. The subject of this study has been treated with HIIT exercise for 8 weeks. VO2max measured before and after the treatment by using Beep Test to find out the changes of VO2max. Data obtained were analysed statistically using paired t test. Results : The result showed increase (p>0,05) in VO2max with the average increase of 7,03 ml•kg-1•min-1 (19,66%) from pre-test score. Conclusion : The conclusion of this study is that the HIIT exercise method done by active individuals for 8 weeks increased VO2max.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/14282
Appears in Collections:T1 - Physical, Health, and Recreation Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_482013014_Full text.pdfFull text1.45 MBAdobe PDFView/Open
T1_482013014_Abstract.pdfAbstract317.91 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.