DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/1449
Title: Respon Petani Terhadap Risiko dan Peluang dalam Usahatani Hortikultura Organik di Desa Batur Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
Authors: Kristiawan, Deni
Keywords: Usahatani;Risiko;peluang;respon
Issue Date: 2012
Publisher: Program Studi Agribisnis FPB-UKSW
Abstract: Memasuki abad 21, masyarakat dunia mulai sadar bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian. Pola konsumsi masyarakat tertentu mulai bergeser, banyak yang memilih makanan yang dianggap aman dan lebih sehat yaitu yang alami, segar, bervariasi, dan mudah disiapkan. Pertanian organik merupakan salah satu metode produksi yang ramah lingkungan. Sistem produksi organik mendasarkan pada standar yang tepat dan spesifik produksi yang bertujuan mengembangkan agroekosistem secara sosial dan ekologis berkelanjutan. Tentunya dalam suatu usahatani terdapat risiko serta peluang yang akan dihadapi oleh petani, tidak terkecuali pada usahatani organik. Risiko yang diamati antara lain adalah risiko produksi dan risiko pemasaran dimana merupakan risiko yang sering terjadi dalam suatu usahatani, serta bagaimana peluang dari pemasaran serta perkembangan pertanian organik tersebut. Tujuan penelitian yang ingin dicapai berdasarkan persoalan penelitiannya: (1) Mengetahui respon petani terhadap risiko dan peluang yang terjadi dalam usahatani hortikultura organik. (2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi petani melakukan respon tersebut. (3) Mengetahui tindak lanjut petani terhadap risiko dan peluang usahatani organik. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Selo Ngisor, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Partisipan yang dipakai adalah para petani di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang karena sudah pernah dan sedang melakukan pertanian organik. Respon yang dilakukan oleh para partisipan dalam menyikapi risiko serta peluang sudah baik dengan adanya bantuan dari kelompok tani Tranggulasi yang juga turut serta membantu.
Entering the 21st century, the world community began to realize the danger posed by the use of synthetic chemicals in agriculture. Consumption patterns of a particular community began to move, many are choosing foods that are considered safer and healthier is a natural, fresh, varied, and easy to prepare. Organic farming is one of the environmentally friendly production methods. Organic production systems based on specific and precise standards of production that aims to develop the agro-ecosystem is socially and ecologically sustainable. Surely in a farm there is a risk and opportunities faced by farmers, organic farming is no exception to. Observed among other risk is the risk of production and marketing risks where the risk is often the case in a farm, and how the opportunities of marketing and development of organic farming. Research objectives to be achieved based on research issues: (1) Knowing the response of farmers to the risks and opportunities that occur in organic horticultural farm. (2) Knowing the factors that influence the response of the farmers do. (3) Knowing the follow-up of risks and opportunities of farmers to organic farming. The research was carried out in the hamlet Ngisor Selo, the village of Batur, Getasan district, Semarang regency. Participants who used the farmers in the village of Batur, District Getasan, Semarang regency and because it has been doing organic farming. Response made by the participants in addressing the risks and opportunities are good with the help of farmers who also participates Tranggulasi help.
Description: Lembar Pengesahan tidak disertai tanda tangan dosen pembimbing
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/1449
Appears in Collections:T1 - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
xT1_522007002_Judul.pdfHalaman Judul340.24 kBAdobe PDFView/Open
xT1_522007002_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka69.22 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.