DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/17959
Title: Pemanfaatan WebGIS untuk Pemetaan Wilayah Rawan Longsor Kabupaten Boyolali dengan Metode Skoring dan Pembobotan
Authors: Sholikhan, Muhammad
Keywords: WebGIS;rawan longsor;skoring dan pembobotan;Google Maps;Bootstrap
Issue Date: 2019
Publisher: Magister Sistem Informasi Program Pascasarjana FTI-UKSW
Abstract: WebGIS adalah sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis berbasis online yang merupakan gabungan dari web design dan web pemetaan. WebGIS banyak digunakan untuk memublikasikan informasi spasial berbasis peta. Oleh karena itu penulis memanfaatkan webGIS untuk melakukan pemetaan wilayah rawan bencana tanah longsor dengan menggunakan metode skoring dan pembobotan. Parameter yang digunakan mengacu pada model pendugaan Puslittanak tahun 2004, yaitu peta curah hujan, peta jenis batuan, peta kemiringan lereng, peta tata guna lahan dan peta jenis tanah. Penentuan wilayah rawan longsor dilakukan dengan mengalikan skor dengan bobot masing-masing parameter, kemudian hasilnya dijumlahkan sesuai acuan dari Puslittanak. Hasil penelitian menunjukkan ada 4 kecamatan dengan tingkat kerawanan sangat tinggi yaitu kecamatan Ampel, kecamatan Cepogo, kecamatan Musuk dan kecamatan Selo. Hasil akhir peta diolah menjadi sebuah webGIS menggunakan layanan google maps dan framework bootstrap dan bisa diakses secara bebas melalui browser internet.
WebGIS is an online-based application of Geographic Information System, this application is a combination of web design and web mapping. WebGIS is mainly used for publishing map-based spatial information. Therefore, the author utilized webGIS, in order to mapping area that prone to landslides by using scoring and weighting methods. Parameters that used in this paper referring to estimation model by Puslittanak in 2004, the parameters were rainfall, rock type, slope, land use, and type of soil maps. The determination of area prone to landslides was carried out by multiplying score by weight for each parameter, subsequently, the result was added up according to the reference of Puslittanak. The result of this study indicates that there are 4 sub-districts with high disaster-prone level, the sub-districts are Ampel, Cepogo, Musuk, and Selo. The final result of the map processed into a webGIS by applying Google maps service and framework bootstrap; the webGIS can be accessed by internet browser.
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas karena telah dipublikasi di JUTISI Universitas Kristen Maranatha Bandung Vol. 5 No. 1 Tahun 2019 dan dapat diakses di http://journal.maranatha.edu/index.php/jutisi/index.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/17959
Appears in Collections:T2 - Master of Information Systems

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_972017114_Abstract.pdfAbstract290.26 kBAdobe PDFView/Open
T2_972017114_Full text.pdf
  Restricted Access
Full text3.64 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.