DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/17982
Title: Hubungan antara Psychological Well-Being dengan Burnout pada Pekerja PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong
Authors: Saraun, Gloria Grace
Keywords: Psychological Well-Being;burnout;pekerja
Issue Date: 2019
Publisher: Program Studi Psikologi FPSI-UKSW
Abstract: Burnout merupakan sindrom psikologis dari kelelahan, sinisme, dan inefficacy, yang dialami sebagai respon terhadap stresor kerja kronis (Maslach & Leiter, 2007). Salah satu faktor yang mempengaruhi burnout yaitu psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya hubungan negatif antara psychological well-being dengan burnout pada pekerja. Subjek dalam penelitian ini adalah pekerja PT PGE Area Lahendong sebanyak 42 orang, dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan untuk mengukur psychological well-being yaitu skala yang disusun oleh Ryff (1989), dan untuk mengukur burnout digunakan skala Maslach Burnout Inventory-General Survey (1996). Hubungan antara psychological well-being dengan burnout diuji dengan menggunakan uji korelasi product-moment pearson menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara psychological well-being dengan burnout pada pekerja PT PGE Area Lahendong dengan r = -0,286 dengan sig = 0,033 (p<0,05).
Burnout is a psychological syndrome of exhaustion, cynicism, and inefficacy which is experienced in response to chronic job stressors (Maslach & Leiter, 2007). Psychological well-being is one of the factors that influenced burnout. The aim of this research is to test the negative relationship between psychological well-being and burnout at workers. Subject for this research are 42 workers from PT PGE Lahendong Area and chosen based on purposive sampling technique. Psychological well-being scale from Ryff (1989) is used to measure the psychological well-being, and Maslach Burnout Inventory-General Survey (1996) is used to measure burnout. Pearson product-moment is used to test the relationship between psychological well-being and burnout. The result showed a negative significant relationship between psychological well-being and burnout at worker from PT PGE Lahendong Area with r=-0,286, sig =0,333 (p<0,05).
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas karena telah dipublikasi di Jurnal Empati Universitas Diponegoro.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/17982
Appears in Collections:T1 - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_802014178_Abstract.pdfAbstract177.96 kBAdobe PDFView/Open
T1_802014178_Full text.pdf
  Restricted Access
Full text1.71 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.