Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/19509
Title: Substitusi Nitrogen (N) pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) yang Ditanam Tumpang Sari dengan Tanaman Kacang Babi (Vicia faba L.)
Other Titles: Nitrogen (N) Substitution in Potato (Solanum tuberosum L.) Crop Grown Intercropped with Faba Bean (Vicia faba L.)
Authors: Halimah, Siti Nur
Keywords: kentang;kacang babi;substitusi pupuk N
Issue Date: 2019
Publisher: Program Studi Agroekteknologi FPB-UKSW
Abstract: Pemupukan nitrogen anorganik pada tanah dengan derajat kemiringan >8% dalam jumlah yang lebih besar dari dosis anjuran dalam kurun waktu yang panjang dapat menurunkan tingkat kesuburan tanah dan mengakibatkan penurunan produksi kentang. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan tumpang sari dengan tanaman kacang babi (Vicia faba L.). Akar tanaman tersebut bersimbosis dengan bakteri penambat nitrogen dari genus Rhizobium yang dapat memfiksasi nitrogen antara 130-160 kg N/ha dan mampu meningkatkan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian dilaksanakan di green house kebun percobaan Salaran, Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana di Kabupaten Semarang, ketinggian tempat 900 m dpl, mulai bulan Mei 2018-Juli 2018. Tujuan penelitian untuk membandingkan pertumbuhan dan hasil, membandingkan perubahan Nitrogen total tanah dan Nitrogen jaringan pada pertanaman monokultur dan tumpang sari. Materi utama berupa benih kentang varietas granola dan benih kacang babi lokal ditanam dalam polibek berukuran 25cmx50cm. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari, P1: Monokultur tanaman kentang dengan pupuk yang dipraktikkan petani, P2: Monokultur tanaman kentang dengan pupuk rekomendasi, P3: Tumpang sari tanaman kentang dan dua tanaman kacang babi dengan pupuk N 75% dan P4: Tumpang sari tanaman kentang dan empat tanaman kacang babi dengan pupuk N 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil serta perubahan N total tanah pada perlakuan monokultur dan tumpang sari cenderung serupa. Hasil tanaman kentang tertinggi dari keempat perlakuan yaitu pada P3 dengan berat umbi pertanaman 141 g.
Anorganic nitrogen fertilization in soil with a slope of >8% in larger quantities than the recommended dosage in a long period of time can reduce the level of soil fertility and cause a decrease potato production. Therefore, to resolve that problem, potato intercropped with faba bean (Vicia faba L.). The roots of faba bean are symbiosis with Rhizobium which can fixing nitrogen between 130-160 kg N/ha and can improve soil fertility through improved properties physical and chemical soil. The research was carried out in the experimental green house of Salaran, Faculty of Agriculture and Bussines, Satya Wacana Christian University in Semarang Regency, altitude 900 m above sea level, started from May 2018 to July 2018. The purpose of the study is to compare growth and results, changes in soil total nitrogen and tuber N contents in monoculture and intercropping. The main materials are granola potato seeds and local faba bean seeds which are grown in 25cmx50cm polybags. Experimental design was randomized block design (RBD) four treatments and four replications. Treatment consists from, P1: Monoculture of potato crops with fertilizers practiced by farmers, P2: Monoculture of potato crops with fertilizers recommendation, P3: Intercropping potato crops and two faba bean with 75% N fertilizer and P4: Intercropping potato crops and four faba bean with 50% N fertilizer. Result shows that growth, yield and soil total nitrogen changes in monoculture and intercopping treatments is tend to be the same. The highest yield of potato crops from the four treatments was in the treatment of P3 with plant tuber weight 141 g.
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas karena telah dipublikasikan dalam Prosiding Seminar Nasional " Peran Sektor Pertanian Era Industri 4.0 pada tanggal 9 Maret 2019.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/19509
Appears in Collections:T1 - Agroecotechnology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_512014053_BAB I.pdf
  Restricted Access
BAB I248.65 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II387.87 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III381.25 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV656.57 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V115.01 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka198.93 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512014053_Judul.pdfHalaman Judul1.51 MBAdobe PDFView/Open
T1_512014053_Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran1.32 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.