DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/19718
Title: Pelecehan Seksual pada Biduanita Orkes Dangdut
Authors: Damayanti, Evita Cynthia
Keywords: pelecehan seksual;biduanita orkes dangdut
Issue Date: 2019
Publisher: Program Studi Psikologi FPSI-UKSW
Abstract: Bekerja menjadi seorang biduanita sering kali dianggap sebelah mata oleh masyarakat, serta mereka rentan mengalami pelecehan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelecehan seksual yang dialami oleh biduanita orkes dangdut di kabupaten X, faktor-faktor yang memengaruhi, serta efek yang dialami. Partisipan pada penelitian ini adalah tiga orang wanita, mereka merupakan biduanita orkes dangdut yang masih aktif di kabupaten X dan pernah mengalami pelecehan seksual. Pendekatan yang digunakan ialah metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Pada penelitian ini dapat diketahui bahwa, dua dari ketiga partisipan pernah mengalami pelecehan seksual fisik dan verbal, sedangkan satu lainnya tidak pernah mengalami pelecehan fisik. Penyebab dari pelecehan seksual yang dialami ketiga partisipan ialah minuman keras yang sering kali ada dalam pertunjukan orkes dangdut di kabupaten X, pakaian dari para biduanita yang terkadang pendek atau panjang namun ketat, kurangnya pengamanan di area orkes dangdut yang ada di kabupaten X, biduanita tidak ditemani oleh anggota keluarganya ketika tampil, dan kurangnya pengawasan orang tua terhadap terhadap anaknya yang menonton orkes dangdut. Pelecehan seksual yang pernah dialami oleh ketiga partisipan secara umum memberikan dampak yang negatif terhadap kondisi psikologis partisipan serta pekerjaan mereka sebagai seorang biduanita orkes dangdut di kabupaten X. Dukungan keluarga sangat berperan bagi mereka dalam menghadapi pelecehan seksual yang pernah mereka alami.
Working as a dangdut orchestra female singer is often considered to be the side of the eye by society, and they are susceptible to sexual harassment. This study aims to find out about sexual harassment experienced by the dangdut orchestra female singers in district X, the factors that influence, and the effects experienced. The participants in this study were three women, they were singers of the dangdut orchestra who were still active in district X and had been sexually harassment. The approach used is a qualitative method with phenomenological research design. In this study, two of the three participants had experienced physical and verbal sexual harassment, while the other one had never experienced physical harassment. The cause of sexual harassment experienced by the three participants was liquor which often existed in dangdut orchestra performances in district X, clothes from ladies who were sometimes short or long but tight, lack of security in the dangdut orchestra area in district X, female singers were not accompanied by family members when they appear, and the lack of parental supervision of their children watching the dangdut orchestra. Sexual harassment experienced by the three participants generally had a negative impact on the psychological condition of participants and their work as a dangdut orchestra female singer in district X. Family support was very instrumental for them in dealing with the impact of sexual harassment they had experienced.
Description: Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas karena akan dipublikasikan di Prosiding Seminar Nasional 2019 Fakultas Psikologi UKSW.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/19718
Appears in Collections:T1 - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_802015075_Abstract.pdfAbstract99.53 kBAdobe PDFView/Open
T1_802015075_Full text.pdf
  Restricted Access
Full text2.23 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.