Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/20700
Title: Keberlangsungan Pengelolaan Informasi Publik di Tengah Arus Perubahan
Authors: Retnowati
Keywords: KIP;SSM;sosioteknik;keberlangsungan
Issue Date: 2019
Publisher: Doktor Ilmu Manajemen Program Pascasarjana UKSW
Abstract: Pemkot Pekalongan secara konsisten memiliki komitmen yang tinggi untuk menerapkan KIP melalui PPIP. Komitmen dan kesiapan merupakan kekuatan yang dimiliki oleh Pemkot Pekalongan. Secara Internasional, Indonesia diposisikan sebagai negara yang memiliki niat menerapkan KIP tetapi berpotensi terhambat keberlanjutannya. Sampai saat ini belum banyak penelitian yang mengeksplorasi upaya kelangsungan pengelolaan KIP, maka pengelolaan KIP oleh PPIP di Pemkot Pekalongan, menjadi lokus penelitian dengan pendekatan kualitatif. SSM dipilih sebagai alat untuk memahami problem yang dihadapi melalui analisis CATWOE dan dihasilkan model konseptual. Model konseptual menjelaskan bahwa KIP berkelanjutan dapat terlaksana apabila dimiliki strategi organisasi, pengelolaan KIP dan indikator dampak keberlangsungan. Adapun strategi organisasi meliputi aspek kesiapan, pengelolaan sistem operasional dan kinerja SDM, dimana kinerja SDM merupakan aspek penting dalam pengelolaan KIP. Pengelolaan KIP meliputi tata kelola yang baik, infrastruktur dan layanan. Dampak yang diharapkan adalah penerapan KIP mampu memberikan pengaruh baik kepada masyarakat, individu pengelola serta organisasi. Komponen lain adalah aspek kontrol dan evaluasi berkala. Model konseptual dibandingkan dengan aktivitas yang telah dilaksanakan sehingga menghasilkan aktivitas beserta rekomendasi acuan menjalankan transformasi pengelolaan KIP yang berkelanjutan. Dengan mengacu pada teori sosio teknis dan organisasi, maka diklasifikasikan empat hal utama yaitu, perencanaan, pengelolaan, dampak serta kontrol dan evaluasi. Perencanaan terbagi ke dalam tiga level, dimana level terendah adalah kinerja SDM, level kedua adalah sistem operasional dan level teratas adalah strategi organisasi (readiness, regulasi, nilai organisasi, ekosistem pengelolaan informasi). Inti pengelolaan KIP (tata kelola, SDM, infrastruktur/teknologi dan layanan) yang dikelola baik akan memberikan dampak berkelanjutan masyarakat, organisasi maupun individu pengelolanya. Perencanaan, pengelolaan dan dampak harus dikontrol dan dievaluasi secara rutin dan berkesinambungan.
Pekalongan City Government consistently has a high commitment to implement KIP through PPIP. Commitment and readiness are strengths owned by the Pekalongan City Government. Internationally, Indonesia is positioned as a country that has the intention to implement KIP but has the potential to be hampered by its sustainability. Until now not many studies have explored efforts to sustain KIP management, so the management of KIP by PPIP in Pekalongan City Government has become a locus of research with a qualitative approach. SSM was chosen as a tool to understand the problems encountered through CATWOE analysis and produced a conceptual model. The conceptual model explains that sustainable KIP can be implemented if organizational strategies, KIP management and indicators of sustainability impact are held. The organizational strategy includes aspects of readiness, operational system management and HR performance, where HR performance is an important aspect in KIP management. KIP management includes good governance, infrastructure and services. The expected impact is that the application of KIP is able to give good influence to the community, individual managers and organizations. Another component is the aspect of periodic control and evaluation. The conceptual model is compared with activities that have been carried out so as to produce activities along with recommendations for carrying out a transformation of sustainable KIP management. With reference to socio technical and organizational theory, four main things are classified, namely, planning, management, impact and control and evaluation. Planning is divided into three levels, where the lowest level is HR performance, the second level is the operational system and the top level is the organizational strategy (readiness, regulation, organizational value, information management ecosystem). The core management of KIP (governance, human resources, infrastructure / technology and services) that is managed well will have a sustainable impact on the community, organization and individual managers. Planning, management and impact must be controlled and evaluated routinely and continuously.
Description: Tidak diizinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/20700
Appears in Collections:D - Doctor of Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
D_922012012_BAB I.pdf
  Restricted Access
BAB I589.35 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II1.25 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III756.47 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV2.36 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V1.11 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB VI.pdf
  Restricted Access
BAB VI638.35 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_BAB VII.pdf
  Restricted Access
BAB VII679.82 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka745 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922012012_Judul.pdfHalaman Judul1.81 MBAdobe PDFView/Open
D_922012012_Lampiran.pdf
  Restricted Access
Lampiran215.18 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.