Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/20742
Title: Pemulihan Trauma Korban Kekerasan dalam Pacaran Ditinjau dari Perspektif Rational Emotive Behavior Therapy (REBT): Studi Kasus Remaja di Salatiga
Authors: Sari, Fitri Kurnia
Keywords: kekerasan dalam pacaran;korban;pemulihan trauma;REBT;remaja
Issue Date: Jan-2020
Publisher: Program Studi Magister Sains Psikologi
Abstract: Trauma merupakan salah satu dampak psikologis yang cukup serius yang dialami korban kekerasan dalam pacaran. Trauma akan berdampak negatif bagi kehidupan korban, terutama pada remaja karena dapat menurunkan daya intelektual, emosional, dan perilaku remaja. Pemulihan merupakan usaha untuk membantu korban kekerasan dalam pacaran dari trauma untuk kembali menerima kondisi dan mampu bangkit kembali baik secara kejiwaan maupun kehidupan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi trauma korban kekerasan dalam pacaran dari perspektif REBT, melakukan intervensi REBT terhadap korban kekerasan dalam pacaran yang mengalami trauma, dan bagaimana refleksi korban KDP setelah dilakukan intervensi REBT. Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) merupakan pendekatan behavior kognitif yang menekankan pada keterkaitan antara perasaan, tingkah laku dan pikiran. Hal ini berkaitan dengan gangguan yang diakibatkan trauma berupa gangguan emosi, pikiran, dan perilaku. Untuk mencapai tujuan, penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode ini menggabungkan aksi dan evaluasi-reflektif yang menempatkan korban sebagai partisipan dalam penelitian ini agar mereka mencapai solusi yang sesuai dengan kondisinya. Dalam penelitian ini, ada tiga partisipan korban kekerasan dalam pacaran dengan rentang usia antara 20-24 tahun. Pada penelitian ini dilakukan pre tes dan post tes, sebelum dan setelah dilakukan intervensi REBT, dengan skala Impact of Event Scale (IES). Intervensi REBT dilakukan dengan 6 tahapan. Hasil skor menunjukkan adanya penurunan gejala-gejala trauma. Ketiga partisipan berhasil mendebat pikiran irasional yang mengganggu dan menggantinya dengan pikiran rasional. Hal tersebut membantu ketiga partisipan untuk merasa, bersikap, dan berperilaku lebih baik, serta mampu untuk lebih memaknai dengan baik setiap kejadian yang terjadi dalam kehidupan, terutama kejadian kekerasan dalam pacaran
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/20742
Appears in Collections:T2 - Master of Science Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_832017001_BAB I.pdfBAB I799.3 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_BAB II.pdfBAB II1.34 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_BAB III.pdfBAB III721.11 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_BAB IV.pdfBAB IV2.52 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_BAB V.pdfBAB V183.48 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka290.59 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_Judul.pdfJudul1.38 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017001_Lampiran.pdfLampiran1.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.