Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/20744
Title: Pemulihan Korban Kekerasan dalam Berpacaran dengan Teknik Desensitisasi Sistematis: Studi Kasus di Kota Salatiga
Authors: Aye, Sofyan
Keywords: kekerasan dalam berpacaran;pemulihan;teknik desensitisasi sistematis
Issue Date: Jan-2020
Publisher: Program Studi Magister Sains Psikologi
Abstract: Kecemasan adalah sebuah kegelisahan atau ketakutan pada sesuatu yang bisa dirasakan oleh semua manusia, termasuk perempuan korban kekerasan dalam berpacaran (KDP). Perempuan yang mengalami kecemasan dalam berpacaran disebabkan oleh perilaku kasar yang terus-menerus dilakukan oleh pasangannya yaitu tindakan kekerasan baik kekerasan secara fisik, psikis, maupun secara ekonomi. Perempuan korban kekerasan dalam berpacaran dapat menyebabkan munculnya beberapa perilaku negatif diantaranya suka melamun, perasaan cemas yang berlebihan, sulit berkonsentrasi, sulit tidur, rasa takut pada laki-laki, dan selalu berprasangka buruk pada sesuatu yang belum mungkin akan terjadi.Dampak kekerasan ini cukup banyak ditemui pada perempuan yang menjalin hubungan berpacaran. Di Indonesia, berdasarkan data dari Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan tahun 2017 menyebutkan fenomena KDP menempati urutan kedua setelah kekerasan terhadap istri (KTI). Dijelaskan bahwa kasus ini terus meningkat setiap tahun dan jumlahnya cukup besar, pada tahun tersebut terdata 2.171 kasus. Penelitian ini berusaha menjawab fenomena yang ada dengan memberikan intervensi kepada perempuan yang mengalami kecemasan akibat dari KDP di Kota Salatiga. Intervensi ini merupakan terapi dengan teknik desensitisasi sistematis (TDS) yang diberikan kepada dua orang partisipan.Berdasarkan hasil intervensi ditemukan bahwa kedua partisipan merasakan lebih tenang, perasaan cemas berkurang, lebih rileks dari sebelumnya, dan selalu berfikir positif dalam kondisi apapun. Peneliti juga melakukan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi untuk mengetahui efek TDS, hasil pengukuran menunjukan terjadi penurunan tingkat kecemasan pada kedua partisipan. Penurunan tingkat kecemasan bervariasi tergantung masalah dan pemahaman partisipan dalam proses intervensi. Kedua partisipan ini telah mengikuti intervensi sesuai dengan prosedurnya seperti memberikan rasional, memberikan ikhtisar, membuat hirarki, memberikan latihan relaksasi, dan kegiatan inti TDS. Penelitian ini berhasil dilakukan dalam mereduksi tingkat kecemasan perempuan korban kekerasan dalam berpacaran
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/20744
Appears in Collections:T2 - Master of Science Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T2_ 832017010_BAB I.pdf345.49 kBAdobe PDFView/Open
T2_ 832017010_BAB II.pdf1.19 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_BAB III.pdf624.66 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_BAB IV.pdf1.53 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_BAB V.pdf156.77 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_Daftar Pustaka.pdf544.43 kBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_Judul .pdf1.27 MBAdobe PDFView/Open
T2_832017010_Lampiran.pdf2.78 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.