DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/22148
Title: Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMP Xaverius Kalirejo
Authors: Marasita, Simforian Jovitia
Keywords: anemia;edukasi gizi;remaja
Issue Date: 2021
Publisher: Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas (Magister of Epidemiology School of Postgraduate Diponegoro University, Semarang, Indonesia. IISN: 2615-4854)
Abstract: Permasalahan kesehatan di Indonesia salah satunya adalah anemia karena kekurangan zat besi yang banyak terjadi pada remaja putri. Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri merupakan salah satu cara pemerintah untuk mengatasi anemia, akan tetapi, hanya 1,4% remaja yang mengonsumsi TTD ≥ 52 butir/tahun. Rendahnya kepatuhan konsumsi TTD pada remaja dapat dipengaruhi oleh kurangnya edukasi gizi dan rendahnya kesadaran remaja untuk mengonsumsi TTD. Sehingga perlu edukasi gizi agar meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku patuh konsumsi TTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di SMP Xaverius Kalirejo, Lampung Tengah. Penelitian dilakukan di daerah Lampung, dikarenakan pada tahun 2013 sebanyak 25,9% perempuan mengalami anemia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre eksperimental (pre and post test design). Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner pre test dan post test, food record 2 × 24 jam, SQ-FFQ serta kepatuhan konsumsi TTD. Hasil penelitian pengaruh edukasi gizi terhadap kepatuhan konsumsi TTD dilihat berdasarkan uji paired T-Test terhadap 3 indikator yaitu pengetahuan remaja terkait anemia dengan nilai sig < 0,000, skor MAR dengan nilai sig < 0,731 dan kepatuhan konsumsi TTD dengan nilai sig < 0,086. Edukasi gizi pada remaja putri tidak berpengaruh terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di SMP Xaverius Kalirejo.
One of the health problems in Indonesia is anemia due to iron deficiency which often occurs in adolescent girls. Giving iron supplementation to adolescent girls is one of the government's ways to overcome anemia, however, only 1.4% of adolescents consume iron tablets 52 tablets/year. The low adherence to iron supplementation consumption in adolescents can be influenced by the lack of nutrition education and the low awareness of adolescents to consume iron supplementation. So that nutrition education is needed in order to increase knowledge and change behavior according to iron supplementation consumption. The aim of this study was to determine the effect of nutrition education on adherence to iron supplementation consumption in adolescent girls at Xaverius Kalirejo Junior High School, Central Lampung. The study was conducted in Lampung, because in 2013 as many as 25.9% of women experienced anemia. The method used is quantitative with a pre experimental design (pre and post test design). Data collection techniques were carried out using pre-test and post-test questionnaires, food record 2 × 24 hours, SQ-FFQ and adherence to iron supplementation consumption. The results of the research on the effect of nutrition education on adherence to iron tablets consumption were seen based on the paired T-Test test on 3 indicators, namely adolescent knowledge related to anemia with a sig value < 0.000, a MAR score with a sig value < 0.731 and an iron supplement consumption compliance with a sig value < 0.086. Nutrition education for adolescent girls is have no effect on adherence to iron supplements consumption in adolescent girls at Xaverius Kalirejo Junior High School.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/22148
Appears in Collections:T1 - Nutrition Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_472017045_Daftar Pustaka.pdf436.49 kBAdobe PDFView/Open
T1_472017045_Isi.pdf
  Until 2999-01-01
587.02 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_472017045_Judul.pdf684.4 kBAdobe PDFView/Open
T1_472017045_Lampiran.pdf
  Until 2999-01-01
1.13 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.