Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/22243
Title: Komodifikasi Budaya Lokal: Studi Seni Lukis Batik Tamansari
Authors: Susanto, Dwiyono Rudi
Keywords: komodifikasi;Tamansari;seni lukis batik
Issue Date: 2020
Abstract: Tamansari merupakan salah satu situs cagar budaya yang pada sejarah awalnya sebuah pesanggrahan hanya untuk keluarga kraton seiring berjalannya waktu diubah menjadi salah satu daya tarik wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Industri pariwisata jelas memberikan dampak pada masyarakat di lingkungan Tamansari. Hal tersebut dapat ditinjau dari terjadinya pergeseran terhadap kualitas komoditas yang dijual. Para produsen membuat karya seni lukis yang berawal dengan menjual kreativitas, namun akhirnya terjadi perubahan pola pikir masyarakat hingga berkembang sebagai komoditas karena adanya permintaan pasar. Hal inilah yang membuat peneliti ingin menelusuri faktor pendorong dan mengetahui tahapan-tahapan komodifikasi di wilayah Kampung Taman, Yogyakarta serta dampak yang akan dialami oleh para produsen seni lukis batik tersebut. Untuk menjawab persoalan tersebut peneliti melakukan pendekatan Teori Karl Marx yang menyatakan bahwa komodifikasi menggambarkan proses sesuatu yang tidak memiliki nilai ekonomis diberi nilai dan karenanya bagaimana nilai pasar dapat menggantikan nilai-nilai sosial lainnya (Marx, 1996). Teori tersebut dilengkapi dengan teori pendukung Fairclough yang isinya tidak hanya membahas komoditasnya tetapi bagaimana diorganisasikan dan bagaimana dikonseptualisasikan dari segi produksi, distribusi, dan konsumsi komoditas (Fairclough, 2006). Dari kedua teori tersebut didapatkan guideline sebagai pengarah grand theory bagi peneliti. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu berupa penelitian dengan metode atau pendekatan dengan studi kasus (case study). Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, interview, studi literature. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis diakronik. Diakronik yaitu mempelajari suatu gejala/ kejadian yang berhubungan dengan kejadian-kejadian sebelumnya dan tidak timbul secara tiba-tiba Menurut (Pateda, 1988). Diakronik ingin mempersoalkan, menguraikan, atau menyelidiki perkembangan sesuatu dari masa ke masa. Diakronik dapat juga disamakan dengan historis. Hasil dari ketiga hal tersebut memunculkan komodifikasi terjadi karena adanya suatu proses yang dilatarbelakangi dari sebuah motivasi dan potensi lokasi untuk dapat dijadikan suatu komoditas yang bernilai jual tinggi yang terstruktur dan terkonsep. Konsep tersebut didasarkan pada permintaan konsumsi dan persediaan produksi untuk menghasilkan sebuah komoditas yang dikelola oleh suatu organisasi dan kemudian didistribusikan sehingga muncullah sebuah industri. Komoditas tersebut memperlihatkan kualitas produk, kualitas pasar dan kualitas sumber daya manusia. Sedangkan dalam unsur organisasi memunculkan adanya suatu bentuk struktur organisasi, peran aktif masyarakat, manajemen investor dan pemerintah. Dan pada konseptual dipengaruhi oleh skill dan teknologi, networking dan pemasaran. Hasil dari komodifikasi tersebut memberikan dampak secara langsung di beberapa sektor yaitu sektor komoditas, organisasi dan konseptual itu sendiri.
Tamansari is one of the cultural heritage sites which in early history was a guesthouse only for the royal family, by over time it was transformed into one of the tourist attractions in the Special Region of Yogyakarta. The tourism industry clearly has an impact on the people in the Tamansari environment. This can be seen from the shift in the quality of the commodities that has been sold. Producers make paintings that start with selling creativity, but the end of the day there is a change in the mindset of the community so that it develops as a commodity due to market demand. This is what makes researchers want to explore the driving factors and find out the stages of commodification in the Kampung Taman area, Yogyakarta and the impacts that will be experienced by these batik painting producers. To answer this problem the researcher adopts the Karl Marx Theory approach which states that commodification describes the process of something that has no economic value to be valued and therefore how market value can replace other social values (Marx, 1996). This theory is complemented by the supporting theory of Fairclough, which discusses not only the commodity but how it is organized and how it is conceptualized in terms of commodity production, distribution and consumption (Fairclough, 2006). From the two theories, a guideline is obtained as a guide for the grand theory for researchers. The research method used is descriptive qualitative research. Descriptive qualitative research is in the form of research with a method or approach with a case study. With data collection techniques through observation, interviews, literature study. The analysis used in this research is diachronic analysis. Diacronic is studying about a symptom/ event that is related to previous events and does not appear suddenly according by (Pateda, 1988). Diacronik wants to question, describe, or investigate the development of something from time to time. Diacronic can also be equated with historical. The results of these three things give rise to commodification due to a process that is motivated by a motivation and potential location to be used as a structured and conceptualized high-value commodity. The concept is based on consumption demand and production supply to produce a commodity which is managed by an organization and then distributed so that an industry come up. These commodities show product quality, market quality and quality of human resources. Whereas in the organizational element, there is a form of organizational structure, an active role of the community, investor management and government. And conceptually influenced by skills and technology, networking and marketing. The results of the commodification have a direct impact on several sectors, namely the commodity sector, the organization and the conceptual itself.
Description: Tidak diizinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/22243
Appears in Collections:D - Doctor of Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
D_922013009_BAB I.pdf
  Restricted Access
BAB I464.25 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922013009_BAB II.pdf
  Restricted Access
BAB II534.86 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922013009_BAB III.pdf
  Restricted Access
BAB III253.45 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922013009_BAB IV.pdf
  Restricted Access
BAB IV2.01 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922013009_BAB V.pdf
  Restricted Access
BAB V795.62 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
D_922013009_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka430.19 kBAdobe PDFView/Open
D_922013009_Judul.pdfHalaman Judul1.03 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.