DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/2237
Title: Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Morotai Maluku Utara
Authors: Yulvianti Sabi, Arnistin
Keywords: Pernikahan usia dini;faktor penyebab;status kesehatan;remaja;desa Cio Gerong
Issue Date: 2012
Publisher: Program Studi Ilmu Keperawatan FIK-UKSW
Abstract: UU RI No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pada pasal 6 menyebutkan bahwa “Untuk melangsungkan perkawinan seorang yang belum mencapai umur 21 (dua puluh satu) tahun harus mendapat izin kedua orang tua”. Namun sejak dulu hingga sekarang di Indonesia masih banyak pasangan suami istri yang menikah di usia remaja (16-22 tahun). Berdasarkan data SDKI tahun 2007, jumlah kasus pernikahan dini mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan di Indonesia yakni 19,1 tahun. Beberapa ahli menyatakan bahwa pernikahan usia remaja disebabkan oleh factor ekonomi, pendidikan, diri sendiri dan faktor orang tua (Sari, 2006). Menurut Gantt dan Rosenthal 2004, kehamilan usia remaja beresiko terhadap harga diri rendah, depresi, penyalagunaan obat, gangguan emosi, anak yang dilahirkan mengalami lahir prematur, BBLR, child abuse, diterlantarkan dan kematian. Di desa Cio Gerong Pulau Morotai Maluku Utara, tercatat dari Tahun 2001-2010 terjadi peningkatan jumlah pernikahan di usia remaja. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang bertujuan untuk mengetahui Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Mrotai Malukun Utara. Data dikumpul melalui wawancara mendalam dan observasi pada warga desa Cio Gerong yang menikah di usia dini, kemudian dibuat pendokumentasian yang dilengkapi catatan lapangan dan hasil rekaman. Hasil wawancara disusun dalam bentuk verbatim, selanjutnya dianalisis dengan tiga cara yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Sedangkan uji keabsaan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema yaitu pernikahan usia dini disebabkan oleh faktor internal, pernikahan usia dini disebabkan oleh faktor eksternal, dampak pernikahan usia dini dilihat dari kesehatan psikologis dampak pernikahan usia dini dilihat dari kesehatan fisik dan hilangnya kesempatan melanjutkan pendidikan. Peneliti menyarankan agar orangtua lebih memperhatikan tugas dan perkembangan anak berdasarkan batasan usianya, perlu adanya peningkatan kerjasama pemerintah dan tenaga kesehatan desa Cio Gerong dalam melakukan promosi dan pendidikan kesehatan bagi masyarakatnya. Bezaleel, Michael
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2237
Appears in Collections:T1 - Nursing

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_462008047_Judul.pdfHalaman Judul2.06 MBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_BAB I.pdfBAB I437.83 kBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_BAB II.pdfBAB II872.88 kBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_BAB III.pdfBAB III369.98 kBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_BAB IV.pdfBAB IV1.72 MBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_BAB V.pdfBAB V207.11 kBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka204.77 kBAdobe PDFView/Open
T1_462008047_Lampiran.pdfLampiran13.9 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.