Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/24224
Title: Peran Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya dalam Pemberdayaan Petani Vanili di Salatiga
Other Titles: The Role of Non-Government Agricultural and Rural Training Center’s Role towards The Empowering Vanilla Farmers in Salatiga
Authors: Gaspersz, Dicky
Keywords: pemberdayaan petani;Pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya;vanili
Issue Date: 9-Feb-2022
Abstract: Komoditas Vanili yang pernah berjaya di tahun 1992 telah mengalami keterpurukan akibat penurunan harga jual di tahun 1999. Hal ini mengakibatkan banyak petani Vanili beralih ke komoditas lain, dengan tujuan membangkitkan kembali Vanili Indonesia maka dibentuklah Lembaga pemberdayaan petani. Salah satu Lembaga pemberdayaan adalah Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya yang berkonsentrasi pada pemberdayaan petani Vanili. Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Griya Vanili Salatiga atau yang lebih dikenal dengan P4S Griya Vanili Salatiga. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui teknik pemberdayaan yang digunakan oleh P4S Griya Vanili Salatiga serta sarana prasarana yang diberikan; 2) mengetahui dampak dari bergabungnya petani binaan di P4S Griya Vanili Salatiga yang dilihat dari aspek keterampilan dan pengetahuan budidaya petani binaan. Penelitian ini melibatkan Ketua P4S Griya Vanili Salatiga sebagai Key Informant dan tiga petani binaan sebagai partisipan. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Teknik pemberdayaan petani oleh P4S Griya Vanili Salatiga dilakukan dengan menggunakan pelatihan. Sarana prasarana yang digunakan untuk menunjang produktivitas petani dalam peningkatan usaha tani yaitu dengan menyediakan akses pasar, subsidi harga pupuk, dan pemberian bibit; (2) dampak pemberdayaan yang diberikan P4S Griya Vanili Salatiga bagi petani binaan adalah a) peningkatan pengetahuan budidaya melalui SOP sebagai pedoman untuk memecahkan masalah dari kendala yang dihadapi. Pengetahuan juga diperoleh dari petani binaan lain yang berbagi pengalaman dalam budidaya Vanili; b) peningkatan keterampilan budidaya petani dilihat dari perubahan pola bertani, perubahan masa panen, dan keterampilan dalam pemilihan buah Vanili.
The Vanilla commodity, which once triumphed in 1992, has fallen due to the decline in selling prices in 1999. This has caused many Vanilla farmers to switch to other commodities, with the aim of reviving Indonesian Vanilla, a farmer empowerment institution was formed. One of the empowerment institutions is the Self-help Agricultural and Rural Training Center which concentrates on empowering Vanilla farmers. Self-help Agricultural and Rural Training Center Griya Vanili Salatiga or better known as P4S Griya Vanili Salatiga. The objectives of this study were 1) to determine the empowerment techniques used by P4S Griya Vanili Salatiga and the infrastructure provided; 2) find out the impact of joining fostered farmers in P4S Griya Vanili Salatiga which is seen from the aspect of skills and knowledge of fostered farmers' cultivation. This study involved the Head of P4S Griya Vanili Salatiga as Key Informants and three fostered farmers as participants. The data were analyzed using an interactive analysis model including data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that: (1) The farmer empowerment technique by P4S Griya Vanili Salatiga was carried out by use training. Infrastructure facilities used to support productivity of farmers in increasing farming, namely by providing access to market, subsidized fertilizer prices, and provision of seeds; (2) the impact of empowerment provided by P4S Griya Vanili Salatiga for fostered farmers is a) increasing cultivation knowledge through SOPs as guidelines for solving problems from the obstacles they face. Knowledge was also obtained from other assisted farmers who shared their experiences in Vanilla cultivation; b) skill improvement farmers' cultivation is seen from changes in farming patterns, changes in harvest time, and skills in the selection of Vanilla fruit
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/24224
Appears in Collections:T1 - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_522016052_Judul.pdf1.47 MBAdobe PDFView/Open
T1_522016019_BAB I.pdf
  Until 2999-01-01
358.96 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_522016019_BAB II.pdf
  Until 2999-01-01
529.74 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_522016019_BAB III.pdf
  Until 2999-01-01
338.3 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_522016019_BAB IV.pdf
  Until 2999-01-01
1.21 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_522016019_BAB V.pdf
  Until 2999-01-01
327.12 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_522016019_Daftar Pustaka.pdf626.66 kBAdobe PDFView/Open
T1522016019_Lampiran.pdf
  Until 2999-01-01
1.59 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.