Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/24255
Title: Ketahanan Sosial Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19 Tahun 2020-2021 (Studi Kasus Desa Keji, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang)
Authors: Utama, Hana
Keywords: Ketahanan Sosial;Adaptasi;Aset Penghidupan
Issue Date: 2021
Abstract: Ketahanan sosial merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki masyarakat untuk bisa mengatasi tekanan dan masalah yang ada dilingkungan sekitar mereka. Kemampuan ini diperlukan supaya masyarakat dapat memanfaatkan segala potensi yang ada diwilayah mereka guna membantu kehidupan mereka supaya bisa survive khususnya dimasa pandemi covid-19. Dalam penelitian ini latar belakang masalah yaitu masyarakat Desa Keji masih kurang maksimal dalam melakukan pemanfaatan potensi asset wilayah yang ada di Desa Keji dimasa pandemi covid. Hal tersebut disebabkan oleh kualitas SDM yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dan menganalisis ketahanan sosial masyarakat Desa Keji dimasa pandemi covid-19 tahun 2020-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Alat untuk menganalisis menggunakan teori Talcot Parsons dengan skema A.G.I.L yang berbasis asset penghidupan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi masyarakat desa Keji sebagian sudah bisa beradaptasi dan sebagian masih belum bisa beradaptasi. Penyebabnya mulai dari rendahnya kualitas pendidkan dari masyarakat Desa Keji dan cara pandang dari masyarakat tekait covid-19 yang masih belum tepat. Kemudian kemampuan untuk mengatasi tekanan, usaha-usaha yang dilakukan masyarakat cukup beragam, mulai dari pemerintah Desa yang melakukan sosialisasi dan juga dari masyarakat sendiri secara swadaya sesuai kemampuan adaptasi masyarakat, seperti saling berbagi dan melakukan gerakan jogo tonggo. Namun beberapa dari upaya tersebut tidak ada keberlanjutan dan berhenti. Kemudian untuk kemampuan dalam pemanfaatan asset wilayah, sebagian besar dari masyarakat Desa Keji juga sudah memanfaatkan asset yang mereka miliki untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pemanfaatan asset terbanyak ialah asset sosial seperti saling membantu dan mengcover kebutuhan jika ada masyarkat yang terjangkit wabah, diikuti asset finansial seperti efisiensi penggunaan pendapatan dan memanfaatkan asset natural untuk menambah pundi-pundi pendapatan, asset natural dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, asset human seperti tetap melakukan pekerjaan meski dengan prokes ketat dan asset terkahir ialah asset infrastruktur dengan memanfaatkan mobil sosial guna membantu masyarakat jika ada yang membutuhkan kendaraan ke rumah sakit. Kesimpulannya, masyarakat desa Keji sudah memiliki ketahanan sosial yang cukup dalam bentuk kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan dan mengatasi masalah dan tekanan yang muncul dimasa pandemi ini. Akan tetapi, usaha yang dilakukan, dinilai masih belum maksimal, seperti pemanfaatan asset wilayah yang masih belum maksimal, dan terdapat upaya-upaya yang tidak berkelanjutan. Maka, perlu adanya pendampingan dari pihak pemerintah desa maupun dari tokoh masyarakat yang mau untuk turun langsung membantu masyarakat meningkatkan ketahanan sosial.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/24255
Appears in Collections:T1 - Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_352017008_Bab I.pdf386.26 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Bab II.pdf491.42 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Bab III.pdf356.98 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Bab IV.pdf568.99 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Bab V.pdf353.58 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Daftar Pustaka.pdf402.54 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Lampiran.pdf420.31 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017008_Judul.pdf556.85 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.