Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/24714
Title: Model Keberlanjutan Adopsi E-Commerce Studi pada UKM Kerajinan Ukir di Jepara
Authors: Miftahurrohman, Miftahurrohman
Keywords: alzamku03;alzamku03
Issue Date: 23-May-2022
Abstract: Adopsi e-commerce pada UKM di negara berkembang masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan adopsi e-commerce UKM di negara maju, sedangkan adopsi e-commerce memiliki banyak keuntungan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prediktor keberlanjutan adopsi e-commerce oleh UKM di negara berkembang seperti Indonesia, ditetapkan empat prediktor dalam model keberlanjutan adopsi e-commerce adalah konteks teknologi terdiri dari kompatibility dan kualitas sistem; konteks organisasi terdiri dari sumber daya yang dimiliki, keuntungan relatif dan dukungan manajer/pemilik; konteks lingkungan terdiri dari tekanan pesaing dan pemerintah; dan konteks psikologi terdiri dari kepercayaan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, kemudahan yang dirasakan, resiko yang dirasakan, dan inisiatif. Konsep yang mendasari penelitian ini diadaptasikan dari beberapa teori yaitu : teori kerangka kerja teknologi organisasi dan lingkungan (TOE Framework), teori difusi inovasi, teori TAM dan teori model sukses sistem informasi Delone dan Mclean. Objek penelitian ini adalah pelaku UKM mebel ukir Jepara dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik Snowball Sampling. analisis model dengan menggunakan teknik Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan prediktor yang memengaruhi keberlanjutan adopsi e-commerce, faktor tekanan pesaing merupakan faktor yang memengaruhi keberlanjutan adopsi e-commerce pada tahap awal, sedangkan faktor kepercayaan yang dirasakan dan tenanan pesaing menjadi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan adopsi e-commerce pada tahap lanjut. Pelaku UKM melihat bahwa selama bisnis berjalan, maka persaingan selalu ada dan tidak bisa dihindari. Kehadiran pesaing memberikan motivasi bagi UKM untuk terus menggunakan e-commerce dan berinovasi atas perkembangan teknologi e-commerce sebagai platform penjualan secara online. Pesaing juga memberikan banyak informasi desain produk, harga produk, dan informasi platform e-commerce yang menjadi trend, setiap apa yang dilakukan pesaing ditiru oleh pelaku UKM yang lainnya. Demikian juga dengan kepercayaan yang dirasakan yang merupakan faktor yang memengaruhi keberlanjutan adopsi e-commerce pada tahap lanjut. Ketika mereka sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam menggunakan e-commerce mereka, hal tersebut ditandai dengan banyaknya transaksi penjualan melalui platform e-commerce, disamping itu selama transaksi terjadi semua berjalan dengan aman dan baik tanpa ada masalah yang berarti, sehingga tidak ada kekhawatiran dalam menggunakan e-commerce. maka ada menumbuhkan kepercayaan dalam menggunakan platform e-commerce. Kata kunci : Adopsi e-commerce, Model Prediksi Keberlanjutan, UKM, TOE Framework, Negara Berkembang
The adoption of e-commerce by SMEs in developing countries is still far behind when compared to the adoption of e-commerce by SMEs in developed countries, while the adoption of e-commerce has many advantages. This study aims to identify predictors of the sustainability of e-commerce adoption by SMEs in developing countries such as Indonesia. Four predictors in the sustainability model of e-commerce adoption are technological context consisting of compatibility and system quality; the organizational context consists of the resources owned, the relative advantages and support of the manager/owner; the environmental context consists of competitive and government pressures; and the psychological context consists of perceived trust, perceived benefits, perceived ease, perceived risk, and initiative. The concept underlying this research was adapted from several theories, namely: the theory of organizational and environmental technology framework (TOE Framework), the theory of Diffusion of Innovation, the theory of TAM and the theory of the Delone and Mclean information system success model. The object of this research is the Jepara carving furniture SME with a total of 100 respondents. The sampling method used is non-probability sampling with Snowball Sampling technique. model analysis using Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) technique. The results show that there are different predictors that affect the sustainability of e-commerce adoption, competitor pressure factors are factors that affect the sustainability of e-commerce adoption in the early stages, while the perceived trust factor and competitors' tenacity are factors that affect the sustainability of e-commerce adoption. at an advanced stage. SMEs see that as long as the business is running, competition is always there and cannot be avoided. The presence of competitors provides motivation for SMEs to continue to use e-commerce and innovate on the development of e-commerce technology as an online sales platform. Competitors also provide a lot of product design information, product prices, and information on e-commerce platforms that are trending, everything that competitors do is imitated by other SME players. Likewise, perceived trust is a factor that influences the sustainability of e-commerce adoption at an advanced stage. When they already have experience and knowledge in using their e-commerce, this is indicated by the large number of sales transactions through the e-commerce platform, besides that as long as transactions occur everything goes safely and well without any significant problems, so there are no worries in using e-commerce. then there is growing trust in using e-commerce platforms. Keywords : E-commerce adoption, Sustainability Prediction Model, UKM, TOE Framework, Developing Countries
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/24714
Appears in Collections:D - Doctor of Management



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.