Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/26279
Title: Pengembangan Produk Wisata Berbasis Masyarakat di Air Terjun Riam Pangar, Kec Tujuh Belas, Kab Bengkayang
Authors: Vebri
Keywords: produk destinasi wisata;partisipasi;masyarakat;Riam Pangar
Issue Date: 17-Dec-2021
Abstract: Penelitian ini menganalisis pengembangan produk destinasi wisata berbasis masyarakat di Air Terjun Riam Pangar di Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Pengembangan Produk Wisata menjadi penggerak utama di dalam perkembangan pariwisata sehingga perlu untuk meneliti dan menganalisis mengenai aspek-aspek perkembangan produk destinasi Wisata tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan produk destinasi wisata berbasis masyarakat di Riam Pangar di Desa Pisak, dan apa saja yang perlu dikembangkan lebih lagi untuk menaikkan nilai jual produk wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan 7 orang yang merupakan narasumber terpilih Pokdarwis dua orang, Perangkat Desa tiga orang, dan Pengunjung dua orang. Peneliti juga menggunakan data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka dan pengamatan langsung ke lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan Produk Wisata Riam Pangar belum maksimal dikarenakan masyarakat yang terlibat hanya sebagian saja dan kurangnya kreativitas masyarakat untuk memunculkan ide-ide pengembangan. Namun, Riam Pangar telah dikatakn masuk kedalam kriteria yang baik untuk sebuah destinasi wisata. Partisipasi masyarakat Desa Pisak dikategorikan menjadi empat, yakni partisipasi ide, partisipasi tenaga, partisipasi keahlian, dan partisipasi kepemilikan Masyarakat masih perlu diberikan sosialisasi mengenai pengembangan produk Wisata baik dalam segi penataan, pengelolaan, kebersihan, maupun peraturan yang dibuat untuk objek wisata Riam Pangar.
This research analyzes the development of community-based tourism destination products in Riam Pangar Waterfall, Pisak Village, Tujuh Belas District, Bengkayang Regency, West Kalimantan. Tourism product development is the main activator in tourism development, so it is necessary to research and analyze aspects of the tourism destination products development. The purpose of this research is to find out how is the development of community-based tourism destination products in Riam Pangar in Pisak Village, and what aspects need to be developed more to increase the tourism product selling value. The research method used in this study was the qualitative study with descriptive qualitative approach. The data collection method used in-depth interviews with 7 people who were selected sources selected Pokdarwis two people, Village device three people, and two Visitors. Researchers also use secondary data obtained from literature studies and direct observations to the field. The result of this study presents that the management of tourism product of Riam Pangar is not optimal because only part of the community involved and the lack of community creativity to come up with development ideas. However, Riam Pangar is categorized as adequate in the good criteria to be a good tourism destination. The participation of the Pisak Village is categorized into four; the participation of ideas, participation of personnel, participation of expertise, and participation of ownership. Local people need a socialization about the development of tourism product either in arrangement, management, cleanliness, or regulations for Riam Pangar tourism object.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/26279
Appears in Collections:Tourism Destinations

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_732016145_Judul.pdf483.67 kBAdobe PDFView/Open
T1_732016145_Daftar Pustaka.pdf350.64 kBAdobe PDFView/Open
T1_732016145_Isi.pdf969.6 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.