Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/26573
Title: Pengembangan Pasar Tani sebagai Sarana Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan bagi Kelompok Tani di Masa Pandemi, Study Case : Pasta Melon (Pasar Tani Melayani Online) Kota Sukabumi
Authors: Gabriela, Evelyn
Keywords: Pasta Meloni;petani;pembangunan berkelanjutani;pandemi COVID-19
Issue Date: 23-Aug-2022
Abstract: Tidak hanya bidang kesehatan pandemi covid-19i yang terjadi khususnya di Kota Sukabumi juga berdampak terhadap bidang pertanian. Hadirnya kebijakan pemerintah kota yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 dengan cara melakukan pembatasan aktivitas sosial ini membuat pasar sebagai wadah terjadinya transaksi mengalami perlambatani. Terjadinya perlambatan perputaran ekonomi dipasar akibat akses yang dibatasi membuat petani sebagai produsen pangan kesulitan untuk memasarkan hasil taninya kepadai masyarakat sebagai konsumen begitu pun masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan panganan. Untuk itu sebagaimana teori ekonomi politik neoklasik memandang bahwa ketika pasar mengalami kegagalan baik eksternalisasi maupun pengadaan barang publik maka dalam kondisi inilah pemerintah dapat turut berperan. Dalam kondisi ini membuat pemerintahi dituntut untuk dapat membuat sebuah inovasi, maka dari itu satu-satunya cara rasional untuk mengatasi masalah ini adalah dengan diciptakannya Pasta Meloni sebagai sarana belanja kebutuhan pangan sehari-hari yang dapat dilakukan secara online. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hadirnya inovasii Pasta Melon merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan dimasa pandemi khususnya bagi para petani, dimana melalui inovasi layanan Pasta Melon ini petani tetap dapat menjual hasil taninya secara online walaupun akses terhadap layanan pasari terbatas.
Not only the health sector, the COVID-19 pandemic that occurred especially in Sukabumi City also had an impact on the agricultural sector. The presence of a city government policy that aims to break the chain of the spread of the Covid-19 virus by limiting social activities has made the market as a place for transactions to experience a slowdown. The economic slowdown in the market due to limited access makes it difficult for farmers as food producers to market their agricultural products to the public as consumers and the community also has difficulty getting food. For this reason, as neoclassical political economy theory views that when the market fails, both externalization and the procurement of public goods, in this condition the government can play a role. In this condition, the government is required to be able to make an innovation, therefore the only rational way to overcome this problem is the creation of Melon Pasta as a means of shopping for daily food needs that can be done online. The results of this study indicate that the presence of Pasta Melon innovation is a form of support for sustainable development during the pandemic, especially for farmers, where through this Melon Pasta service innovation farmers can still sell their agricultural products online even though access to market services is limited.
URI: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/26573
Appears in Collections:T1 - International Relations

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_372017029_BAB I.pdf1.31 MBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_BAB II.pdf4.16 MBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_BAB III.pdf649.89 kBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_BAB IV.pdf6.07 MBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_BAB V.pdf464.37 kBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_Daftar Pustaka.pdf894.51 kBAdobe PDFView/Open
T1_372017029_Judul.pdf2.9 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.