Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/27132
Title: Isolasi Bakteriofag Xanthomonas oryzae dari Lahan Sawah Kelurahan Kecandran Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga dan Stabilitasnya pada Berbagai pH
Other Titles: The Isolation of Xanthomonas oryzae bacteriophage from Paddy Fields Kecandran Village Sidomukti Sub-District Salatiga and its Stability Test at Various pH
Authors: Yasmine, Christiani
Keywords: bakteriofag;hawar daun bakteri;stabilitas pH;Xanthomonas oryzae
Issue Date: 18-Oct-2022
Abstract: Hawar daun bakteri (HDB) merupakan penyakit yang menyerang tanaman padi dan disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae. Selama ini petani menanggulangi penyakit HDB ini dengan cara menyemprotkan bakterisida, pergiliran tanaman yang bukan inang patogen, dan menanam varietas tahan penyakit. Akan tetapi, pengendalian tersebut belum memberikan hasil yang maksimal, karena keragaman strain bakteri Xanthomonas oryzae. Pemberian bakterisida ini masih belum bisa menekan pertumbuhan bakteri sepenuhnya. melainkan, hanya bisa memperlambat laju pertumbuhan bakteri Xanthomonas oryzae dan kemungkinan beresiko membunuh bakteri yang menguntungkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengendalikan bakteri Xanthomonas oryzae dengan mempertimbangkan bakteriofag sebagai agen biokontrol untuk menginfeksi bakteri Xanthomonas oryzae. Tujuan dari penelitian ini untuk mengisolasi bakteriofag Xanthomonas oryzae dan menguji stabilitas bakterifag Xanthomonas oryzae terhadap pH. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2020-Desember 2021 di Laboratorium Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Metode untuk mengisolasi bakteriofag Xanthomonas oryzae diawali dengan pengambilan sampel tanah di lahan sawah dengan cara transek sampling, isolasi, purifikasi, dan propagasi bakteriofag. Pengujian stabilitas bakteriofag berfungsi untuk mengetahui seberapa kuat fag dapat bertahan terhadap pH asam dan basa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 sampel bakteriofag yang berhasil diisolasi yaitu sampel K1 (Kecandran 1), K2 (Kecandran 2), dan K3 (Kecandran 3). Hasil uji stabilitas bakteriofag terhadap pH menunjukan ketiga sampel diperoleh titer fag stabil pada pH 7 dan pH 9, sedangkan pada pH 2 dan pH 5 fag cenderung mengalami penurunan titer dan fag menunjukkan tidak mampu bertahan pada kondisi asam. Hasil dari ketiga sampel fag atas pengujian stabilitas bakteriofag Xanthomonas oryzae pada berbagai kondisi pH, menunjukkan kestabilan pada pH 7 dan konsisten muncul hingga pH 9.
Bacterial leaf blight (BLB) is a disease that attacks rice plants and is caused by the bacterium Xanthomonas oryzae. The farmers have been preventing this BLB disease by spraying bactericides, rotating pathogenic host-plant and planting disease-resistant varieties. However, this control has not given maximum results, due to the diversity of Xanthomonas oryzae strains. Awarding of the bactericide still not able to completely suppress the bacterial growth of bacteria. Instead, it can only slow down the growth rate of Xanthomonas oryzae and may pose a risk of killing beneficial bacteria. Therefore, it is necessary to make efforts for controling Xanthomonas oryzae by bacteriophages as biocontrol agents. The purpose of this study was to isolate the Xanthomonas oryzae phages and stability test their particles to pH. The research was carried out in August 2020 until December 2021 at the Microbiology Laboratory, Faculty of Agriculture and Business, Satya Wacana Christian University, Salatiga. The method to obtain Xanthomonas oryzae phages begins with taking soil samples in the rice field by transect sampling, the bacteriophage isolation, purification, and propagation. The stability test serves to determine how the bacteriophages can withstand acidic and alkaline pH. The research showed that there are three samples of bacteriophages that were successfully isolated, named sample K1 (Kecandran 1), K2 (Kecandran 2), and K3 (Kecandran 3). The results of the stability test on pH in 3 samples showed that the phage titer was stable at pH 7 and pH 9, while at pH 2 and pH 5 the titer of the bacteriophages decreased and indicated that the bacteriophage was unable to survive under acidic conditions. The results of three samples bacteriophage on testing the stability test of the Xanthomonas oryzae bacteriophage at various pH conditions, showed stability at pH 7 and consistently appeared up to pH 9.
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/27132
Appears in Collections:T1 - Agroecotechnology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_512016015_Judul.pdf684.67 kBAdobe PDFView/Open
T1_512016015_BAB I.pdf
  Until 2999-01-01
230.66 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512016015_BAB II.pdf
  Until 2999-01-01
519.98 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512016015_BAB III.pdf
  Until 2999-01-01
351.97 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512016015_BAB IV.pdf
  Until 2999-01-01
543.67 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512016015_BAB V.pdf
  Until 2999-01-01
221.22 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_512016015_Daftar Pustaka.pdf305.89 kBAdobe PDFView/Open
T1_512016015_Lampiran.pdf
  Until 2999-01-01
1.12 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.