Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/27245
Title: Pertanggungjawaban Hukum Pengalihan Kepemilikan Saham dalam Transaksi Repurchase Agreement (Repo)
Authors: Trisakti, Gilang Kriska
Keywords: transaksi repo;saham saham;pertanggungjawaban hukum
Issue Date: 8-Sep-2022
Abstract: Dalam perkembangan proses dinamika perdagangan efek di pasar modal dikenal suatu bentuk transaksi yang disebut dengan transaksi Repurchase Agreement (Repo). Dalam praktiknya menimbulkan multi interpretasi, transaksi Repo dimaknai antara lain sebagai transaksi utang piutang dengan jaminan efek, transaksi pinjam meminjam, dan transaksi jual beli dengan jaminan. Meskipun sudah terdapat standart perjanjian Repo berdasarkan Surat Edaran OJK Nomor 33/SEOJK.04/2015 tentang Global Master Repurchase Agreement namun masih terdapat celah yuridis belum diatur secara jelas mengenai pertanggungjawaban para pihak apabila ada pihak yang lalai dalam melaksanakan kewajibannya. Permasalahan hukum yang muncul yaitu dalam putusan 1491/K.Pid.Sus/2016 dan 1104/K.Pid.Sus/2017, kedua perkara tersebut memiliki substansi peristiwa hukum yang sama didasarkan pada hubungan hukum transaksi Repo saham di mana pihak pembeli tanpa seizin penjual mengalihkan saham transaksi Repo. Dalam putusan yang pertama diputus bersalah melakukan tindak pidana penggelapan, sedangkan dalam putusan yang kedua diputus lepas dari segala tuntutan hukum. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas putusan mengenai pertanggungjawaban hukum pembeli mengalihkan kepemilikan saham tanpa seizin penjual dalam transaksi Repo dan untuk mengkaji normatifitas kedua pertimbangan hakim tersebut. Tulisan ini menggunakan metode penelitan hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual dan kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan pertimbangan hakim sumber subtansial yakni pada perbedaan perspektif hakim dalam menginterpretasikan konsep hukum dari transaksi Repo yang pada gilirannya berimplikasi pada penjatuhan amar putusannya. Disini penulis menyatakan bahwa dalam putusan 1491/K.Pid.Sus/2016 telah keliru dalam menanggapi poin perkara yang sebenarnya. Sedangkan dalam putusan 1104/K.Pid.Sus/2017 perkara yang sudah diputuskan tepat, namun kurang cukup pertimbangan hukumnya
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/27245
Appears in Collections:T1 - Law

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_312018013_Judul.pdf784.03 kBAdobe PDFView/Open
T1_312018013_BAB I.pdf
  Until 2999-01-01
513.06 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_312018013_BAB II.pdf
  Until 2999-01-01
714.93 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_312018013_BAB III.pdf
  Until 2999-01-01
786.11 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_312018013_BAB IV.pdf
  Until 2999-01-01
345.84 kBAdobe PDFView/Open Request a copy
T1_312018013_Daftar Pustaka.pdf574.07 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.