Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/29957
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSatiani Nur, Lasti-
dc.contributor.authorPrastity agil, Deby-
dc.date.accessioned2023-07-04T01:52:37Z-
dc.date.available2023-07-04T01:52:37Z-
dc.date.issued2023-06-19-
dc.identifier.urihttps://repository.uksw.edu//handle/123456789/29957-
dc.description.abstractTahun 2021, Salatiga ditetapkan sebagai nominasi Creative City of Gastronomy UNESCO Creative City Network (UCCN). Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berupaya berpartisipasi dalam rangka mendukung Salatiga dengan mengoptimalkan sektor pariwisata sampai pada tingkat Internasional. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh melalui observasi wawancara dan studi pustaka. Wawancara dilakukan kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kabid pariwisata serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan gastronomi. Penelitian ini memberikan gambaran terkait peran Dinas sebagai motivator, fasilitator dan dinamisator dalam upaya meminimalisir berbagai kendala. Hasil penelitian menunjukan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga sudah melaksanakan tugasnya dengan baik terutama dalam mendukung proses pengoptimalan Kota Salatiga sebagai kota Kreatif Gastronomi. Peneliti merekomendasikan upaya pemaksimalan peran dinas sebagai pentahelix terutama sebagai penggerak pariwisata, yaitu dengan mengoptimalkan sumber daya manusia, kerjasama dengan para pemangku kepentingan, serta memfasilitasi berbagai pelatihan kegiatan wisata.id
dc.description.abstractIn 2021, Salatiga was designated as a nominee for the Creative City of Gastronomy UNESCO Creative City Network (UCCN). In connection with this, the Tourism and Culture Office seeks to participate in order to support Salatiga by optimizing the tourism sector to the international level. The method used in this research is descriptive qualitative. Data sources were obtained through observation, interview and literature study. Interviews were conducted with the Head of the Office of Culture and Tourism, the Head of the Tourism Division and the people involved in gastronomy activities. This research provides an overview of the Dinas's role as a motivator, facilitator and dynamizer in an effort to minimize various obstacles. The results show that the Salatiga Culture and Tourism Office has performed its duties well, especially in supporting the process of optimizing Salatiga City as a Creative City of Gastronomy. The researcher recommends maximizing the agency's role as a penta-helix, especially as a tourism motivator, by optimizing human resources, collaborating with stakeholders, and facilitating various training on tourism activities.en
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDinas Pariwisataen_US
dc.subjectSalatigaen_US
dc.subjectGastronomien_US
dc.subjectUCCNen_US
dc.titlePeran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Salatiga Dalam Mendukung Salatiga Sebagai Kota Kreatif Gastronomien_US
dc.typeThesisen_US
uksw.facultyFakultas Interdisiplinen_US
uksw.identifier.kodeprodiKODEPRODI93304#Destinasi Pariwisata-
uksw.identifier.nidnNIDN0627067501-
uksw.identifier.nimNIM732019002-
uksw.programDestinasi Pariwisataen_US
Appears in Collections:Tourism Destinations



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.