Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/3062
Title: Ekstrak Kasar Limbah Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) Fraksi Heksan Sebagai Larvisida Alami Terhadap JentikNyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti Linn.) Instar III dan IV
Authors: Kristijanto, Agustinus Ignatius
Soetjipto, Hartati
Putranto, Frederico Tika
Issue Date: Mar-2012
Publisher: Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Penelitian tentang daya larvisida ekstrak serbuk limbah cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap mortalitas jentik nyamuk Aedes aegypti Linn. instar III dan IV telah dilaksanakan dari bulan September 2011 sampai dengan April 2012 di Labrotatorium Kimia Lingkungan, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana. Tujuan dari penelitian adalah : pertama, menentukan kadar eugenol dari ekstrak serbuk limbah cengkeh. Kedua, menguji daya larvisida berbagai konsentrasi ekstrak serbuk limbah cengkeh terhadap instar III dan IV jentik nyamuk Ae. aegypti. Ketiga, menentukan konsentrasi larvisida efektif berdasarkan nilai LC50antar berbagai konsentrasi ekstrak serbuk limbah cengkeh terhadap mortalitas instar III dan IV jentik nyamuk Ae.aegypti. Data hasil penelitian dianalisis dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Sub Sampling 6 perlakuan, dan 3 sub sampel dengan 4 kali ulangan. Sebagai perlakuan adalah enam konsentrasi ekstrak kasar serbuk limbah cengkeh (S. aromaticum) yaitu 0 ppm ; 750 ppm ; 1.000 ppm ; 1.250 ppm ; 1.500 ppm ; dan 2.000 ppm. Pengujian purata antar perlakuan digunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan tingkat kebermaknaan 5 %. Selanjutnya untuk menentukan nilai LC50 dilakukan analisis probit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar eugenol terbanyak sebesar 23,8% diperoleh dengan metode ekstraksi soklet dan pelarut heksan. Selanjutnya daya larvisida ekstrak limbah cengkeh (S. aromaticum) lebih efektif terhadap jentik instar III daripada instar IV. Konsentrasi efektif yang dapat membunuh jentik instar III dalam waktu pajan 12-72 jam berkisar antara 1.593 ppm (1.579,42 – 1.606,69 ppm) hingga 955 ppm (947,99 – 962,07 ppm) sedangkan untuk jentik instar IV berkisar antara 1.465,2 ppm (1.453,14 – 1.477,36 ppm) hingga 1.019 ppm (1.011,41 – 1.026,64 ppm).
Description: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains VII UKSW : Pemberdayaan Manusia dan Alam yang Berkelanjutan Melalui Sains, Matematika dan Pendidikan (The Human and Nature Sustainability Empowerment through Science, Mathematic and Education) Vol. 3 No.1 2012 p.207 - 217
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/3062
ISSN: 2087‐0922
Appears in Collections:Bidang Kimia



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.