Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/30893
Title: Strategi Pemasaran Desa Wisata Serangan, Bali
Authors: Salim, Febriyanti Finny
Keywords: Strategi Pemasaran;Desa Wisata;Bali;Marketing Strategy;Tourism Village
Issue Date: 3-Jul-2023
Abstract: Serangan Island tourist village is a tourist attraction located in South Denpasar District, Denpasar City, Bali Province. This tourist attraction is an island surrounded by the ocean, but has many people and there are several excellent tourist objects, such as one of the oldest temples on the island of Bali and Turtle Conservation. By having a variety of tourist attractions, Serangan Island has become one of the destinations for many tourists to travel, but during the Covid-19 pandemic the number of tourist visits dropped dramatically, even in 2020 no one could visit because the island of Bali closed all tourist access. This is one of the objectives of research conducted in the Serangan Island tourist village in order to increase the number of visits by using a good and appropriate marketing strategy. The methods used in this research is descriptive qualitative, method using four techniques observation, interviews, documentation, and data management. The results of the analysis that has been carried out are marketing strategies that can be carried out to increase the number of tourist visits in Serangan, namely, creating Serangan tourism branding because with branding in a tourist destination it will be easy to distinguish a destination from other destinations while still prioritizing the uniqueness of the Serangan tourist destination, namely, hereditary history, this can be maintained in order to introduce the characteristics of tourist objects in Serangan, so that it can be promoted and become an attraction for tourists visiting the Serangan Island tourist village.
Desa wisata Pulau Serangang merupakan salah satu obyek wisata yang berada di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Objek wisata ini merupakan suatu pulau yang dikelilingi lautan, namun memiliki banyak masyarakat dan terdapat beberapa objek wisata unggulan, seperti salah satu Pura tertua yang ada di Pulau Bali dan Konservasi Penyu. Dengan memiliki daya tarik wisata yang beragam Pulau Serangan pun menjadi salah satu tujuan banyak wisatawan untuk berwisata, namu saat pandemi Covid-19 jumlah kunjungan wisatawan sangat turun drastis bahkan tahun 2020 tidak ada satupun yang bisa berkunjung karena pulau Bali menutup semua akses wisatawan. Hal ini yang menjadi salah satu tujuan penelitian dilakukan di Desa wisata Pulau Serangan guna untuk peningkatan Jumlah kunjungan dengan menggunakan strategi pemasaran yang baik dan tepat. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan empat teknik, observasi, wawancara , dokumentasi, dan mengelola data. Hasil dari analisis yang telah dilakukan adalah strategi pemasaran yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Serangan yaitu, menciptakan Branding wisata Serangan karena dengan adanya Branding di sebuah destinasi wisatawan akan mudah untuk membedakan suatu destinasi dengan destinasi lainnya dengan tetap mengutamakan keunikan yang ada di destinasi wisata Serangan yaitu, History turun-temurun hal tersebut dapat dipertahankan guna memperkenalkan ciri khas objek wisata yang ada di Serangan, sehingga dapat dipromosikan dan menjadi daya tarik untuk wisatawan berkunjung ke Desa wisata Pulau Serangan.
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/30893
Appears in Collections:Tourism Destinations



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.