Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/3219
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorDarumurti, Krishna D.-
dc.date.accessioned2013-09-19T08:29:26Z-
dc.date.available2013-09-19T08:29:26Z-
dc.date.issued2010-10-
dc.identifier.issn0853-7488-
dc.identifier.urihttp://repository.uksw.edu/handle/123456789/3219-
dc.descriptionRefleksi Hukum : Jurnal Ilmu Hukum. Ed. Oktober 2010 ; p.149-174en_US
dc.description.abstractArtikel ini mengkritisi penggunaan istilah hukum pajak dan dengan demikian memajukan tesis kontra atas pemahaman konseptual yang sejauh ini berlaku sebagai mainstream dengan penggunaan istilah hukum pajak tersebut. Artikiel ini beragumen bahwa penggunaan istilah hukum pajak tidak tepat karena hal itu tidak dibarengi dengan asas-asas/prinsip[-prinsip hukum yang secara memadai menyokongnya. Konsep pajak maupun perpajakan bukan merupakan konsep yang dapat deiketahui validitasnya di dalam konsep-konsep yuridisnya itu sendiri sehingga istilah yang lebih tepat adalah hukum dan pajak (dengan kandungan pengertian yaitu pengaturan mengenai pemungutan pajak oleh negara)en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherFakultas Hukum UKSW Salatigaen_US
dc.subjecttaxationen_US
dc.subjectthe lawen_US
dc.titleHukum Pajak Ataukah Hukum dan Pajak?en_US
dc.typeArticleen_US
Appears in Collections:Refleksi Hukum 2010 - Oktober



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.