Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/32536
Title: Masalah Absensi Fingerprint Dan Keterlambatan Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) (Studi Kasus, Kantor BAPPEDA Dan Kantor BKDPSDA, Halmahera Utara)
Authors: Tunang, Inggri
Keywords: Absensi Fingerprint;Disiplin Kerja Pegawai;Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP);Fingerprint attendance;employee work discipline;additional employee income (TPP).
Issue Date: 26-Jan-2024
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai penyebab kelalaian pegawai melakukan absensi fingerprint dan penyebab keterlambatan perekapan data absensi sehingga terlambat dalam Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Serta dalam analisis data menguraikan dampak yang terjadi dan upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara melalui Videocall Whatsapp. Responden dari penelitian ini adalah pegawai Kantor BAPPEDA dan Kantor BKDPSDA Halmahera Utara, dengan teknis analisis data menggunakan reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian di Kantor BAPPEDA menunjukan bahwa, faktor internal (kesadaran diri pegawai) dan faktor ekternal (kurangnya ketegasan dari atasan dan sistem absensi fingerprint sering error) ini adalah penyebab dari kelalaian pegawai dalam melakukan absensi fingerprint. Sedangkan untuk hasil penelitian di Kantor BKDPSDA menunjukan bahwa pegawai BKDPSDA dan para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang menjadi penyebab keterlambatan perekapan data absensi sehingga terlambat dalam pemberian TPP(Tambahan Penghasilan Pegawai). Implikasi hasil penelitian ini bahwa sebagai atasan harus mempunyai ketegasan dalam kedisiplinan serta memperhatikan setiap hasil kerja pegawai,sehingga pegawai mempunyai rasa kesadaran dalam diri dan mampuh disiplin, agar kinerja pegawai bisa lebih baik.
This study aims to find out the various causes of employee negligence in carrying out fingerprint attendance and the causes of delays in recording attendance data so that it is late in Providing Additional Employee Income (TPP). As well as in data analysis describes the impacts that occur and efforts to overcome these problems. This study uses a qualitative method. Data collection was carried out by means of interviews Videocall Whatsapp. Respondents from this study were employees of the BAPPEDA Office and the North Halmahera BKDPSDA Office, with data analysis techniques using data reduction and data presentation. The results of research at the BAPPEDA office show that internal factors (employee self-awareness) and external factors (lack of firmness from superiors and the fingerprint attendance system often errors) are the causes of employee negligence in carrying out fingerprint attendance. Whereas the results of research at the BKDPSDA Office showed that BKDPSDA employees and OPD (Regional Apparatus Organizations) were the cause of delays in recording attendance data so that it was late in granting TPP (Additional Employee Income). The implication of the results of this study is that as a superior one must have firmness in discipline and pay attention to every employee's work, so that employees have a sense of selfawareness and are able to discipline, so that employee performance can be better.
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/32536
Appears in Collections:T1 - Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_212018201_Judul.pdf452.13 kBAdobe PDFView/Open
T1_212018201_Isi.pdf
  Until 9999-01-01
576.76 kBAdobe PDFView/Open
T1_212018201_Daftar Pustaka.pdf277 kBAdobe PDFView/Open
T1_212018201_Lampiran.pdf
  Until 9999-01-01
444.2 kBAdobe PDFView/Open
T1_212018201_Formulir Pernyataan Persetujuan Penyerahan Lisensi dan Pilihan Embargo.pdf354.14 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.