Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/33531
Title: Adaptasi Norma-Norma Baru Oleh Masyarakat Desa Sumberrejo, Magelang Dalam Pelaksanaan Tradisi Saparan Pasca Covid 19
Authors: Mantik, Henry William Reinard
Keywords: Budaya;Adaptasi;Pandemi;New Normal;Covid 19;Culture;Adaptation;Pandemic;New Normal
Issue Date: 22-Jun-2024
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adaptasi norma-norma baru Masyarakat Desa Sumberrejo, Magelang Dalam Pelaksanaan Tradisi Saparan Pasca Covid 19. Metode pada penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai fenomena realitas sosial yang ada di masyarakat yang menjadi objek penelitian. Pemilihan metode penelitian deskriptif kualitatif ini agar dapat memberikan gambaran yang jelas bagaimana proses adaptasi norma-norma baru pandemi covid-19 dalam pelaksanaan tradisi Saparan oleh masyarakat Desa Sumberrejo, Magelang Jawa Tengah. Pandemi covid 19 telah memaksa pembatasan segala aktivitas sosial, keagamaan, ekonomi, maupun proses belajar. Jika dilihat, sebagaian besar masyarakat memiliki sikap yakni mematuhi himbauan dari pemerintah tentang penggunaan protokol kesehatan, tetapi pada kenyataannya masyarakat disibukkan oleh pemikiran covid 19 itu sendiri. Informasi mengenai virus covid 19 ini selalu beredar luas baik itu di media sosial maupun di media massa, informasi tersebut yang memicu masyarakat untuk bersikap cemas dan takut, dan hal resebut sangatlah mengganggu psikis masyarakat yang terus menerus memikirkannya. Adaptasi norma-norma baru terlihat pada perilaku keagamaan di era New Normal. Dengan adanya pandemi covid-19 masyarakat desa Sumberejo masih mempertahankan tradisi Saparan karena tradisi Saparan diyakini masih memiliki fungsi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan pada masyarakat Sumberejo. Masyarakat Sumberejo dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungannya serta harus bisa menciptakan kehidupan yag normal kembali ditengah pandemi covid-19. Masyarakat Sumberejo dapat mengoptimalkan kegiatan tradisi Saparan dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah diintruksikan oleh pemerintah.
This study aims to describe the process of adaptation of new norms of the Sumberrejo Village Community, Magelang in the Implementation of the Saparan Tradition Post Covid 19. The method in this study is to use a qualitative method and the type of research in this study uses a descriptive approach. This study aims to describe, summarize various conditions, various situations, or various phenomena of social reality that exist in the community that is the object of research. The selection of this qualitative descriptive research method is in order to provide a clear picture of how the process of adaptation of new norms of the Covid-19 pandemic in the implementation of the Saparan tradition by the people of Sumberrejo Village, Magelang, Central Java. The Covid 19 pandemic has forced restrictions on all social, religious, economic activities, and learning processes. If seen, most people have an attitude, namely complying with the government's appeal regarding the use of health protocols, but in reality people are busy with thoughts of Covid 19 itself. Information about the Covid 19 virus is always widely circulated both on social media and in the mass media, this information triggers people to be anxious and afraid, and this is very disturbing to the psyche of people who continue to think about it. Adaptation of new norms can be seen in religious behavior in the New Normal era. With the Covid-19 pandemic, the people of Sumberejo village still maintain the Saparan tradition because the Saparan tradition is believed to still have a function in the social life of the Sumberejo community. The Sumberejo community is required to adapt to their environment and must be able to create a normal life again in the midst of the Covid-19 pandemic. The Sumberejo community can optimize the Saparan tradition activities by complying with the health protocols that have been instructed by the government
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/33531
Appears in Collections:T1 - Sociology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_352017038_Judul.pdf773.84 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017038_Isi.pdf1.07 MBAdobe PDFView/Open
T1_352017038_Lampiran.pdf530.11 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017038_Daftar Pustaka.pdf409.03 kBAdobe PDFView/Open
T1_352017038_Formulir Pernyataan Persetujuan Penyerahan Lisensi dan Pilihan Embargo.pdf
  Restricted Access
760.61 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.